Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, 209 Penerbangan di Bandara Soetta Dibatalkan

Sedang Trending 5 hari yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Akibat luasan sebaran abu vulkanik dari letusan Anak Gunung Krakatau di Selat Sunda, ratusan penerbangan di Bandara Internasional Soekarno Hatta mengalami pembatalan alias cancel.

Yudistiawan selaku Asst. Deputy Communication & Legal KC Bandara Internasional Soekarno-Hatta mengungkapkan, berasas info penerbangan pada periode 6 September 2026 pukul 01.30 WIB hingga 09.30 WIB, terdapat 209 pergerakan pesawat nan teragendakan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta nan dibatalkan alias cancel.

"Jumlah tersebut terdiri dari 160 penerbangan domestik, 39 penerbangan internasional, dan 10 penerbangan kargo,"ujarnya, Minggu (6/8/2026).

Untuk itu, Manajemen Bandara Internasional Soekarno-Hatta terus melakukan koordinasi dengan stakeholder mengenai dalam menangani akibat penutupan sementara, termasuk penyesuaian agenda penerbangan dan penanganan penumpang.

Langkah pemulihan operasional bakal dilakukan secara berjenjang dengan tetap mempertimbangkan perkembangan kondisi abu vulkanik dan aspek keselamatan penerbangan.

"Kami mengimbau seluruh pengguna jasa untuk mengecek kembali status dan agenda penerbangan melalui kanal resmi maskapai masing-masing sebelum menuju bandara. Untuk info kebandarudaraan dan support lebih lanjut, pengguna jasa dapat menghubungi Contact Center InJourney Airports 172,"ungkapnya.

Lalu, Manajemen Bandara Internasional Soekarno-Hatta terus berkoordinasi dengan stakeholder mengenai untuk memastikan penanganan operasional dan pelayanan kepada penumpang tetap melangkah dengan baik selama kondisi tersebut.

"Sebagai langkah antisipasi terhadap penumpang nan terdampak, Bandara Soekarno-Hatta telah mengaktifkan Service Recovery Activation (SRA) dengan menyediakan makanan dan minuman ringan bagi penumpang,"ujar Yudistiawan.

Dampaknya, ribuan calon penumpang nan hendak penerbangan awal hingga pukul 10.00 pagi, tetap rela menunggu di bandara. Baik itu di Terminal 1,2 dan 3.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita