Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

loading...

?Di atas zombie tetap ada hyperparasit: penemuan mengerikan di rimba Sabah, Borneo. Foto: ist

BORNEO - Di atas langit tetap ada langit. Di rimba Borneo, di atas parasit tetap ada parasit.

Hukum alam bekerja dengan langkah nan misterius. Kadang mengerikan. Anda tentu pernah mendengar tentang "jamur zombie" seperti nan digambarkan di game The Last of Us.

Nama ilmiahnya Ophiocordyceps. Jamur ini menyerang semut. Mengambil alih sistem sarafnya. Membuat semut berkelakuan gila, lampau membunuhnya. Jamur itu lantas tumbuh meledak keluar dari buntang sang semut.

Rupanya, siklus pembunuhan itu belum selesai.

Ilmuwan Malaysia baru saja menemukan "pembunuh sang pembunuh". Sebuah jenis jamur parasit baru. Ditemukan di belantara Sabah, Borneo. Tepatnya di Lembah Danum. Sebuah area rimba terpencil di bagian selatan Sabah.

Penemunya: tim dari Institut Biologi Tropis dan Konservasi, Universitas Malaysia Sabah (UMS). Mereka menemukannya setelah acapkali melakukan ekspedisi lapangan.
Tanggal 19 Juni 2026 lalu, temuan ini diumumkan ke dunia.

Spesies baru itu diberi nama Pleurocordyceps cornusynnemata. Namanya panjang. Memang susah diucapkan. Namun secara fisik, bentuknya sangat unik. Menyerupai tanduk. Itulah asal muasal penamaan tersebut.

Selengkapnya
Sumber Tekno Sindonews
Tekno Sindonews