Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

loading...

Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia. Foto / Viet

LONDON - Virus telah menakut-nakuti organisme hidup sepanjang sejarah evolusi. Pada manusia dan vertebrata lainnya, salah satu sistem pertahanan utama tubuh terhadap virus berjuntai pada protein nan disebut MAVS.

Ketika virus terdeteksi, MAVS membantu mengaktifkan sistem kekebalan tubuh untuk merespons infeksi. Dengan langkah tertentu, sistem ini menggunakan strategi menekan sistem sistem kekebalan tubuh untuk... melawan virus.

Hewan mengaktifkan sistem kekebalan tubuh mereka ketika mendeteksi virus nan menyerang, tetapi anemon laut menggunakan strategi nan berlawanan.
Temuan ini menunjukkan bahwa perkembangan telah menghasilkan lebih dari satu strategi nan sukses untuk memerangi virus di kerajaan hewan.

Penelitian ini, nan dipimpin oleh mahasiswa PhD Ton Sharoni dan Profesor Yehu Moran di Universitas Ibrani Yerusalem, bekerja sama denganpara ilmuwandari Universitas North Carolina di Charlotte, telah diterbitkan dalam jurnal Nature Ecology & Evolution.

Anemon laut, hewan laut purba, berpisah dari garis perkembangan nan mengarah pada manusia lebih dari 600 juta tahun nan lalu. Sebagai kerabat dekat karang dan ubur-ubur, anemon laut memberikan wawasan berbobot bagi para intelektual tentang perkembangan awal sistem kekebalan tubuh hewan.

Selama penelitian mereka, mereka menemukan protein nan sebelumnya tidak dikenal dan menamakannya CARDIB (CARD Inhibitor Binding protein).

Anemon laut Nematostella vectensis telah membantu para intelektual menemukan sistem resistensi antivirus nan "tidak lazim".

Awalnya, CARDIB mempunyai struktur nan sangat mirip dengan MAVS, sehingga para peneliti percaya bahwa virus ini dapat menjalankan peran antivirus nan serupa seperti pada manusia. Namun, dugaan itu dengan sigap runtuh.

Selengkapnya
Sumber Tekno Sindonews
Tekno Sindonews