Liputan6.com, Jakarta - Pembangunan industri menjadi salah satu kunci bagi Indonesia untuk menjadi negara maju. Tidak ada negara maju nan tidak mempunyai industri maju. Hal itu disampaikan Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Ilham Akbar Habibie.
Karena itu, insinyur mempunyai peran krusial dalam mendorong pengembangan industri di Indonesia.
"Semua negara nan maju nan saya tahu di bumi ini, tidak ada satu pun negara maju tanpa adanya industri maju. Dan di situlah para insinyur berperan," kata Ilham, Sabtu (29/8/2026).
Ilham menjelaskan, industri mempunyai keahlian untuk mengolah sumber daya menjadi produk dengan nilai ekonomi nan lebih tinggi. Dalam proses tersebut, insinyur dibutuhkan tidak hanya untuk menghasilkan produk, tetapi juga mengembangkan proses dan menjaga kualitas.
"Karena itulah kita sebagai insinyur, kediaman kita adalah di industri. Kita turun tangan membikin produk, kita mengembangkan proses, kita menjaga kualitas, kita juga merancang gimana dengan purnajualnya dan sebagainya," tutur Ilham.
Menurutnya, penguatan peran insinyur dalam industri juga menjadi bagian krusial dalam mendorong kemajuan teknologi dan industrialisasi di Indonesia.
Ilham menuturkan, pengukuran dan penghargaan Indeks Keinsinyuran Daerah (IKD) 2026 menjadi bagian dari rangkaian menuju Konferensi Organisasi Insinyur se-Asia Tenggara alias CAFEO ke-44 nan bakal digelar di Bandung pada 20 - 22 Oktober 2026. Indonesia, melalui PII, bertindak sebagai tuan rumah konvensi tersebut.
Chair CAFEO 44 sekaligus Direktur Eksekutif PII, Ir. Santhi Serad mengatakan, Penganugerahan IKD mempunyai makna unik lantaran menjadi bagian dari rangkaian Road to CAFEO 44.
Menurut Santhi, CAFEO merupakan forum utama organisasi keinsinyuran di area ASEAN nan mempertemukan insinyur dengan pemerintah, perguruan tinggi, bumi usaha, industri, dan generasi muda untuk berganti pengetahuan dan membangun kerjasama bersama.
"Ini membawa pesan bahwa industrialisasi dan kemajuan teknologi kudu menciptakan kemakmuran bersama, tetap berpusat pada kemanusiaan, serta tidak meninggalkan masyarakat, daerah, maupun pelaku usaha," ujar Santhi.
Dalam kesempatan ini, PII bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan pengukuran IKD bagi pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia. PII dan Kemendagri kemudian memberikan penghargaan kepada wilayah dengan capaian IKD tertinggi pada 2026.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·