IHSG(Antara)
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (9/6) sore ditutup menguat dipicu oleh rencana program buyback saham-saham berkapitalisasi pasar besar (bigs caps) BUMN dan ditambah kenaikan suku kembang acuan Bank Indonesia (BI).
IHSG ditutup menguat 404,51 poin alias 7,57% ke posisi 5.746,65. Sementara golongan 45 saham unggulan alias indeks LQ45 naik 42,24 poin alias 8,01% ke posisi 569,32.
"Pembahasan dan rencana buyback saham big caps seperti (anggota) Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) nan direncanakan menjadi sentimen utama," ujar Research Analyst Infovesta Kapital Advisori Arjun Ajnawi saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Selasa (9/6).
Dalam konvensi pers pada Selasa pagi, terdapat pembahasan antara DPR RI, Danantara Indonesia, Himbara, BPJS, serta asuransi BUMN soal rencana program buyback saham-saham bank Himbara.
"Rapat DPR sama Kementerian BUMN, Danantara, dan Himbara berbareng berkoordinasi menjaga stabilitas saham-saham tersebut di tengah tekanan dan gejolak dari sentimen dunia maupun domestik," ujar Arjun.
Kemudian, pada perdagangan sesi II hari ini, Bank Indonesia (BI) mengumumkan kenaikan BI-Rate sebesar 25 bps ke level 5,50%, sebagai upaya memperkuat stabilitas kurs rupiah.
Langkah tersebut dinilai menegaskan prioritas kebijakan kembali ke penguatan nilai tukar dan jangkar inflasi, sekaligus meningkatkan daya tarik aliran biaya portofolio ke Indonesia.
Selain itu, kenaikan indeks ditopang oleh saham-saham sektor komoditas seiring dengan pemerintah nan memastikan tidak ada mekanisme gross split dalam skema ekspor.
Kekhawatiran pasar bahwa eksportir wajib menyerahkan sebagian hasil ekspor ke perantara negara mulai mereda, nan mana akibat gangguan ke arus kas eksportir berkurang.
Di sisi lain, Arjun mengingatkan bahwa penguatan signifikan IHSG pada perdagangan hari ini, tentunya bakal memunculkan potensi profit taking (ambil untung) dari pelaku pasar, khususnya untuk perdagangan Rabu (9/6/2026) besok. "Karena cukup kuat hari ini berpotensi keuntungan taking," ujar Arjun.
Dibuka menguat IHSG nyaman di teritori positif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG tetap nyaman di area hijau hingga penutupan.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, semua alias sebelas menguat ialah dipimpin sektor peralatan baku nan naik sebesar 9,71%, diikuti oleh sektor daya dan sektor industri nan naik masing-masing sebesar 9,04% dan 8,24.
Adapun saham-saham nan mengalami penguatan terbesar ialah BABY, AHAP, CTTH, MHKI dan PSKT. Sedangkan saham-saham nan mengalami pelemahan terbesar ialah GMTD, GRIA, CTBN, DPUM dan MPMX.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.714.279 kali transaksi dengan jumlah saham nan diperdagangkan sebanyak 45,06 miliar lembar saham senilai Rp27,93 triliun. Sebanyak 678 saham naik, 89 saham menurun, dan 48 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei menguat 1,92% ke 65.251,00, indeks Shanghai menguat 1,28% ke 4.010,03, indeks Hang Seng melemah 0,37% ke posisi 24.565,90, dan indeks Straits Times menguat 1,20% ke posisi 5.023,67. (Ant/P-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·