IHSG Dibuka Menguat ke 7.217 Pagi Ini

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka menguat ke level 7.200. Pada pukul 09.05 WIB IHSG berada di level 7.217 alias menguat 87 poin (1,23%).

Berdasarkan info RTI, Senin (27/4/2026), pada pembukaan perdagangan, IHSG bertengger di area hijau 7.158. IHSG berada di level terendah 7.157 dan tertinggi 7.230.

Nilai transaksi indeks pada perdagangan pagi ini mencapai Rp 1,64 triliun dengan melibatkan 3,63 miliar lembar saham nan diperdagangkan 201.800 kali. Dari jumlah transaksi itu, sebanyak 391 saham menguat, 168 saham melemah, dan 159 saham stagnan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG menguat 1,73% secara bulanan, namun melemah 4,93% secara mingguan. IHSG juga turun 19,32% dalam tiga bulanan dan melemah 11,59% dalam enam bulanan, namun IHSG menguat 10,81% secara tahunan.

Sentimen IHSG Hari Ini

Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih dalam risetnya menjelaskan, sentimen nan mempengaruhi pergerakan IHSG hari ini antara lain, dari dalam negeri, IHSG melemah dalam sepekan penuh dengan penurunan -6,61%, serta outflow di seluruh pasar senilai Rp 2,95 triliun. Pelemahan IHSG diikuti penurunan saham Blue Chip nan tercermin dari indeks LQ45 -8,97% dan IDX 30 -5,38%.

"Pelemahan rupiah menjadi pemicu tindakan keuntungan taking. Pasca BI-Rate tetap di level 4,75%, rupiah JISDOR tetap terdepresiasi 3,5% ytd ke Rp17.308/USD (23/4/2026). Pada awal pekan (27/4/2026), beragam emiten dalam fase cum date dividen dengan yield nan bervariasi seperti BNGA (8,6%), ADMR (2,7%), ADRO (4,7%), dan ITMG (3,7%). Selain itu, hari ini pasar juga mencermati rebalancing terbaru indeks domestik, seperti IDX 30, LQ45, IDX 80 nan bakal bertindak mulai 4 Mei-31 Juli 2026," tulisnya.

Dari Mancanegara, Bursa Wall Street, Indeks saham berjangka AS di awal pekan dibuka menguat terbatas. Pekan ini pasar menantikan rilis laporan finansial emiten Big Tech, seperti Alphabet (GOOG), Microsoft (MSFT), Amazon.com (AMZN), Meta Platforms (META), hingga Apple (AAPL). Di sisi lain, Pada akhir pekan Presiden Trump memanfaatkan kejadian percobaan pembunuhan di aktivitas makan malam koresponden Gedung Putih untuk mendesak pelonggaran norma imigrasi dan mempercepat pendanaan Gedung Putih senilai US$ 400 juta demi keamanan.

"Sementara, Bursa Asia Pasifik dibuat positif indeks Nikkei 225 +1% dan KOSPI +1,79% (27/4/2026), meskipun nilai minyak Brent tetap tinggi di level US$ 106/barel (27/4/2026)," lanjutnya.

(rea/ara)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance