Ilustrasi(magnifik)
PEMBERIAN air dingin dan es krim saat anak mengalami influenza tidak sepenuhnya kudu dilarang. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebut, kebutuhan utama anak saat flu justru memastikan kecukupan cairan dan nutrisi untuk mencegah kondisi memburuk.
Dalam kondisi tertentu, air dingin dapat membantu memberikan rasa nyaman, sedangkan es krim tetap dapat diberikan secara selektif, terutama ketika anak mengalami nyeri pada mulut alias tenggorokan. Namun, orang tua tetap perlu memperhatikan kandungan makanan serta kondisi anak selama sakit.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Infeksi Penyakit Tropik IDAI, Prof.Dr. Anggraini Alam, dr.,Sp.A(K), dalam media briefing IDAI, Jumat (18/9/2026). Menurutnya, air dingin dapat memberikan rasa nyaman bagi anak, tetapi kebutuhan utama saat mengalami influenza adalah menjaga hidrasi.
“Air dingin alias es itu membikin lebih nyaman rasanya. Namun, nan nomor satu justru adalah hidrasinya,” ujarnya.
Selain cairan, asupan nutrisi juga perlu diperhatikan selama anak sakit. Prof.Dr. Anggraini mengatakan, orang tua dapat memantau kondisi anak melalui aktivitas, intake alias asupan, serta output alias keluaran, terutama gelombang buang air kecil.
“Masih mau minum dan buang air mini kita lihat tiap empat jam sekali lantaran dia banyak minum itu bagus, itu oke. Jadi itulah petunjuk emas dari orang tua. Aktivitas, intake, output,” katanya.
Untuk memenuhi kebutuhan cairan, anak tidak hanya dapat diberikan air putih, tetapi juga susu, minuman nan mengandung elektrolit, makanan berkuah, hingga buah-buahan nan dapat diolah menjadi jus. Cairan tersebut krusial untuk menggantikan cairan dan elektrolit nan hilang, terutama ketika anak mengalami demam alias banyak berkeringat.
Ia juga mengingatkan agar kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi meskipun nafsu makan anak menurun. Protein hewani, karbohidrat, dan buah-buahan tetap diperlukan selama masa sakit.
“Anak-anak itu nutrisi butuh protein hewan. Jadi protein hewannya jangan lupa. Buah-buahan silakan. Namun protein hewan, karbohidratnya jangan terlupakan,” katanya.
Sementara itu, es krim dapat diberikan secara selektif, khususnya ketika anak mengalami nyeri pada bagian mulut seperti sariawan alias penyakit tangan, kaki, dan mulut. Sensasi dingin dapat memberikan rasa nyaman.
Namun, kandungan gula tetap perlu diperhatikan. Es krim berbahan susu juga pada sebagian kondisi dapat membikin dahak terasa lebih kental ketika anak sedang batuk.
Influenza pada anak sendiri dapat disertai demam, sakit kepala, nyeri tubuh, muntah, hingga diare. Dalam kondisi tertentu, jangkitan tersebut dapat berkembang menjadi komplikasi, termasuk pneumonia dan gangguan neurologis.
Karena itu, orang tua perlu segera membawa anak ke akomodasi kesehatan andaikan susah dibangunkan, mengalami kejang, napas cepat, tampak kebiruan, mengalami perdarahan, alias tidak buang air mini selama sekitar enam jam.
Selain menjaga asupan, pencegahan juga krusial dilakukan melalui vaksinasi influenza tahunan mulai usia enam bulan, mencuci tangan, menggunakan masker ketika sakit, menjaga ventilasi ruangan, serta menghindari kerumunan di ruang tertutup.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·