Moms, menjadi ibu sering kali membikin wanita kudu berpikir dan bekerja nyaris tanpa jeda. Mulai dari mengurus rumah, anak, hingga kebutuhan family lainnya, semua bisa saja dilakukan dalam waktu bersamaan. Tak heran, banyak ibu merasa mudah marah, sensitif, apalagi sigap kelelahan secara emosional.
Apalagi jika suami sering kali tidak hadir, untuk berbagi peran pengasuhan alias pekerjaan rumah tangga.
Kurang Dukungan dari Suami Bikin Ibu Jadi Gampang Marah?
Psikolog Klinis Dewasa Rumah Dandelion, Kezia Raraseda D, M.Psi., Psikolog, menyebut kondisi ini bisa menjadi tanda maternal burnout alias kelelahan kronis pada ibu. Kondisi tersebut bukan sekadar kurang sabar, tetapi lantaran bentuk dan mental ibu sudah terlalu penuh menanggung beban sehari-hari.
Dukungan dari suami memang bisa menjadi salah satu bahan bakar krusial bagi ibu. Namun, itu bukan satu-satunya aspek nan menentukan kondisi mental ibu tetap sehat.
“Ibu itu seumpama rumah nan punya banyak tiang penyangga. Salah satunya adalah support dari suami. Ketika salah satu tiangnya rapuh, tentu bakal berakibat pada kondisi rumahnya,” jelasnya pada kumparanMOM beberapa hari lalu.
Ya Moms, saat mengalami maternal burnout, ibu biasanya merasa energinya terkuras terus-menerus. Beban mental nan datang setiap hari membikin ibu susah berfaedah secara optimal, baik untuk diri sendiri maupun keluarga.
Karena itu, ibu juga perlu mempunyai ruang untuk mengisi ulang energi. Tidak kudu dengan waktu nan lama, tetapi bisa dimulai dari perihal sederhana seperti beristirahat sejenak, melakukan hobi, alias menikmati waktu sendiri.
Kenali Tanda Burnout pada Ibu
Menurut Kezia, mudah marah alias meledak-ledak bisa menjadi sinyal bahwa kapabilitas mental ibu sudah penuh dan perlu di-recharge.
“Kalau kapabilitas sudah penuh, artinya waktunya untuk isi ulang baterai. Ibu juga perlu memberikan support untuk diri sendiri,” ujarnya.
Selain itu, komunikasi nan asertif dengan pasangan dan family juga krusial dilakukan. Ibu perlu menyampaikan apa nan dirasakan dan support apa nan dibutuhkan agar tidak memendam kelelahan sendirian.
Dukungan mini dari pasangan maupun personil family di rumah bisa membantu ibu merasa lebih tenang dan tidak menghadapi semuanya sendiri, Moms.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·