Seorang ibu berinisial DA (31) diamankan polisi setelah diduga menganiaya hingga menyebabkan putrinya, TD (10), meninggal dunia. Peristiwa tersebut terjadi di rumah korban di Dusun Karang Dalem, Desa Pademawu Barat, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Senin (17/8).
Kasi Humas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama, membenarkan kejadian tersebut. Polisi menerima laporan adanya dugaan pembunuhan di Desa Pademawu Barat sekitar pukul 11.00 WIB.
"Memang benar, pada Senin (17/8) sekitar pukul 11.00 WIB, tim campuran Polsek Pademawu dan Satreskrim Polres Pamekasan langsung mendatangi TKP setelah menerima info masyarakat mengenai adanya dugaan pembunuhan di Desa Pademawu Barat. Korban meninggal bumi merupakan anak wanita berumur 10 tahun, dan terduga pelaku adalah ibu kandungnya sendiri," ujar Yoni saat dikonfirmasi, Selasa (18/8).
Menurut Yoni, kejadian bermulai ketika pelaku meminta ibunya, nan merupakan nenek korban, pergi membeli makanan berbareng dua anak pelaku lainnya sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu, rumah dalam kondisi sepi, hanya ada DA dan korban. Pada momen ini diduga penganiayaan itu terjadi.
Sekitar pukul 11.00 WIB, nenek korban kembali ke rumah dan mendapati TD tergeletak di teras depan dalam kondisi bersimbah darah.
Warga kemudian membawa korban ke Puskesmas Pademawu. Korban selanjutnya dirujuk ke RSUD Pamekasan, tetapi nyawanya tidak tertolong.
Setelah korban dibawa ke akomodasi kesehatan, nenek korban kembali ke rumah. Saat itu, pintu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam.
"Warga berbareng pihak kepolisian lantas mendobrak pintu dan mendapati terduga pelaku berada di dalam rumah tetap memegang sebilah pisau. Pelaku langsung sukses disergap dan diamankan," kata Yoni.
Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Polisi juga mendalami kondisi psikologis DA. Berdasarkan keterangan family dan sejumlah saksi di letak kejadian, DA diketahui mempunyai riwayat gangguan jiwa.
Kondisinya disebut sempat membaik, tetapi diduga kambuh dalam empat hari terakhir. Saat kejadian, DA juga tetap dalam masa mengkonsumsi obat untuk kondisi kejiwaannya.
"Saat ini terduga pelaku beserta peralatan bukti sebilah senjata tajam telah kami amankan di Mapolres Pamekasan. Penyidik Satreskrim Polres Pamekasan saat ini tengah melakukan pemeriksaan mendalam, termasuk berkoordinasi dengan tim medis/psikiater untuk melakukan observasi resmi mengenai kondisi psikologis terduga pelaku," ujar Yoni.
Polisi tetap melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap DA serta sejumlah saksi untuk mengungkap secara komplit motif dan kronologi kejadian tersebut.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·