Hunian Layak dan Berkualitas, BRI Perkuat Program Gentengisasi Lewat Skema KUR Perumahan

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Hunian Layak dan Berkualitas, BRI Perkuat Program Gentengisasi Lewat Skema KUR Perumahan

Hunian Layak dan Berkualitas, BRI Perkuat Program Gentengisasi Lewat Skema KUR Perumahan

JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) alias BRI menegaskan komitmennya dalam mendukung keberhasilan program Gentengisasi melalui pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan alias Kredit Program Perumahan (KPP). 

Dukungan ini sejalan dengan pengarahan Presiden RI Prabowo Subianto agar masyarakat dapat menggunakan material genting nan lebih sejuk dan layak, seperti genteng, dibandingkan seng alias asbes, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas dan kenyamanan kediaman masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Direktur Utama BRI Hery Gunardi, didampingi Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto, saat menerima kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, Bupati Majalengka Eman Suherman, serta Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman di BRILiaN Club, Jakarta, pada Jumat (27/02).

Hery menegaskan bahwa BRI mengambil peran strategis dalam memfasilitasi pembiayaan antara pengusaha genteng dan developer (pengembang perumahan). Dalam skemanya, BRI datang setelah terdapat perjanjian kerja sama antara pengusaha genteng dan developer, sehingga pembiayaan dapat segera difasilitasi.

“Peran BRI berada di tengah. Ketika sudah ada perjanjian antara pengusaha genteng dan developer alias user, BRI siap memfasilitasi pembiayaannya. Kebetulan kita sudah ada KUR Perumahan, bahan gedung seperti ini merupakan bagian dari KUR Perumahan. Sebagai bank nan DNA-nya memang berpihak pada upaya mini dan rakyat, sesuai dengan namanya Bank Rakyat Indonesia, kami siap menyediakan pembiayaan untuk mendukung kebutuhan tersebut,” kata Hery.

Hery juga menegaskan bahwa sebagai bagian dari komitmen BRI terhadap KUR Perumahan, pembiayaan ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kualitas kediaman masyarakat, tetapi juga mendorong pengaruh berganda, mulai dari aktivitas produksi UMKM bahan bangunan, penguatan rantai pasok industri perumahan, serta membuka kesempatan lapangan kerja di beragam daerah. Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing UMKM lokal sekaligus memperkuat industri dalam negeri, khususnya industri genteng.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com