Dalam kesempatan nan sama, Ibam membeberkan kondisi ekonominya nan saat ini dalam kondisi tidak baik. Ia mengaku tidak mempunyai keahlian finansial untuk melunasi duit pengganti tersebut lantaran sudah setahun terakhir tidak mempunyai penghasilan.
"Jujur, saya enggak bisa bayar itu. Jujur ini sudah setahun lebih saya dan Riri (istrinya) enggak ada penghasilan. Kita sudah bakar semua tabungan untuk memperkuat hidup, biaya hukum, biaya medis," kata dia.
"Jujur dan silakan dibongkar jika enggak percaya, kami hanya punya belasan juta rupiah di bank. Bulan depan sudah habis. Kalau pun semua aset itu tadi dijual itu enggak sampai 2 miliaran," sambung Ibam.
Ibam pun merasa keputusan ini seolah-olah menumpahkan seluruh kesalahan kebijakan kementerian kepada dirinya nan hanya berstatus sebagai konsultan.
Hakim Akui Ibam Tak Menerima Keuntungan
Ibam menyebut, dalam persidangan sebelumnya, pihak majelis pengadil sebenarnya mengakui bahwa dirinya tidak menerima untung finansial.
"Ini menimbulkan tanda tanya nan sangat besar. Kenapa seluruh jalannya persidangan seperti ini sangat terasa kental sekali upaya untuk menumpahkan semua kesalahan keputusan kebijakan kementerian kepada seorang konsultan. Ini satu nan sangat tidak masuk logika bagi saya," kata dia.
Ibam pun menegaskan, dirinya berbareng tim norma bakal mempelajari lebih perincian salinan putusan banding tersebut sebelum menentukan langkah norma selanjutnya.
"Ketika dari dissenting opinion sendiri sudah mengakui bahwa saya acapkali minta diuji dulu, itu tidak masuk pertimbangan dari nan kami dengar tadi. Tentunya kami bakal mempelajari putusan banding dengan lebih perincian setelah ini," papar dia.
Ibam lampau kembali mempertanyakan perlindungan norma bagi pihak nan menurutnya telah bekerja dengan niat baik.
"Ada banyak hal-hal nan membikin kami semakin bertanya-tanya ke mana arah penerapan norma di Indonesia nan sepertinya tidak bisa melindungi kami. nan dengan niat baik tanpa ada untung sama sekali, kedua majelis, majelis Pengadilan Negeri maupun banding mengakui tidak ada untung sama sekali nan saya terima, namun tidak jadi pertimbangan, malah duit pengganti saya dinaikkan jadi Rp 5 Miliar gitu di situ," pungkas Ibam.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·