Pengacara Hotman Paris Hutapea mendatangi Gedung Bundar Jampidsus, Jakarta, Jumat (17/7). Saat tiba di lokasi, Hotman mengatakan kedatangannya untuk memastikan terlebih dulu apakah ada surat pemanggilan.
"Belum, baru mau tanya, mau tanya. Baru mau nanya ada enggak panggilannya," kata Hotman kepada wartawan.
Ketika ditanya apakah dirinya bakal menjadi kuasa norma Febrie, Hotman memberi jawaban nan belum tegas.
"Hampir, hampir," ujarnya.
Hotman mengatakan dirinya bakal berjumpa dengan pihak Jampidsus. Namun, dia belum bersedia menjelaskan lebih lanjut mengenai tujuan pertemuan tersebut.
"Ya, baru mau ketemu. Ya, nanti," katanya saat ditanya soal perkara nan bakal dibahas.
Saat ditanya apakah pendampingan itu merupakan permintaan langsung dari Febrie Adriansyah, Hotman juga belum memberikan jawaban rinci.
"Ya, kelak dibahas," ujarnya.
Hotman kemudian langsung memasuki Gedung Bundar Jampidsus tanpa menjawab pertanyaan lanjutan dari wartawan, termasuk saat ditanya apakah sebelumnya dia sudah berjumpa dengan Febrie Adriansyah.
Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah menjadi tersangka. Kasusnya bermulai dari investigasi Kortastipidkor Polri mengenai dugaan korupsi dan TPPU dalam penanganan perkara PT ASABRI, pengadaan batu bara PLTU, dan Krakatau Steel.
Pada Sabtu (11/7), Polri menetapkan Febrie dan Don Ritto sebagai tersangka mengenai penanganan kasus PT ASABRI. Kini, manajemen investigasi perkara dilimpahkan dari Polri ke Kejaksaan Agung.
Kejagung telah membentuk tim unik untuk menangani perkara tersebut dan di supervisi oleh KPK. Pembentukan tim unik juga demi menghindari potensi bentrok kepentingan.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·