Jakarta - Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) membujuk peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Provinsi Bengkulu untuk tidak melupakan sejarah dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Adapun aktivitas itu kebanyakan diikuti oleh para pelajar dari jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA).
Hal itu diungkapkan olehnya saat membuka LCC Empat Pilar MPR RI seleksi tingkat Provinsi Bengkulu nan digelar di Asrama Haji, kota Bengkulu, nan diikuti oleh ratusan pelajar dari Sekolah Menengah Atas dan Madrasah Aliyah Negeri se-Bengkulu, Sabtu (2/5/2026).
HNW menekankan bahwa Bengkulu bukan sekadar nama daerah, melainkan wilayah nan mempunyai nilai historis krusial dalam perjalanan bangsa Indonesia. Dia mengingatkan peran Bengkulu dalam sejarah Kemerdekaan termasuk keterkaitannya dengan Fatmawati dan Soekarno.
"Bengkulu bukan sekadar nama. Ini adalah provinsi nan merekatkan ingatan sejarah dan kebersamaan kita, baik dalam konteks lokal maupun nasional, terutama dalam perjuangan menghadirkan Indonesia merdeka," kata HNW dalam keterangan tertulis, Minggu (3/5/2026).
Dia menjelaskan aktivitas LCC Empat Pilar MPR menjadi salah satu upaya untuk menyegarkan kembali ingatan sejarah sekaligus menanamkan semangat melanjutkan perjuangan para pendiri bangsa kepada generasi muda.
"LCC Empat Pilar MPR merupakan program resmi MPR RI nan dilaksanakan secara rutin setiap tahun sebagai bagian dari sosialisasi nilai-nilai kebangsaan. Program ini mulai digalakkan sejak era Reformasi, khususnya setelah amandemen Undang-Undang Dasar 1945," jelasnya.
Dia menyebut selain lomba pandai cermat, MPR juga melakukan beragam metode sosialisasi lain, seperti training untuk pembimbing dan pengajar (training of trainers), seminar, dialog, hingga aktivitas debat dan outbound bagi mahasiswa.
"Lomba ini bukan sekedar kompetisi, tetapi bagian dari metode dan strategi dari MPR untuk menyampaikan nilai-nilai Empat Pilar MPR kepada generasi muda/pelajar secara lebih menarik dan interaktif," ujarnya.
Final Nasional Digelar di Jakarta
HNW menambahkan para pemenang LCC Empat Pilar MPR di tingkat provinsi nantinya bakal mengikuti final nasional di Jakarta. Kegiatan tersebut bakal bertepatan dengan peringatan Hari Konstitusi pada 18 Agustus.
Dia berambisi para peserta dari Bengkulu bisa melaju hingga tingkat nasional dan mengharumkan nama daerah.
"Ini bukan perihal nan mustahil. Generasi muda Bengkulu bisa melanjutkan sejarah besar daerahnya, menjadi pelopor dan juara, tidak hanya di masa lalu, tetapi juga di masa sekarang dan masa depan," ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, HNW juga menegaskan pentingnya memahami Empat Pilar MPR RI secara substantif, bukan hanya sebatas hafalan. Dia menyebut empat pilar MPR tersebut meliputi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.
"Harapannya, nilai-nilai dasar ini tidak hanya dihafal, tetapi diinternalisasi dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari," jelasnya.
Dia mencontohkan pengamalan nilai Pancasila dapat diwujudkan melalui sikap religius, kepedulian sosial, serta semangat persatuan. Sementara itu, pemahaman terhadap UUD 1945 kudu diikuti dengan ketaatan terhadap patokan hukum.
HNW juga mengapresiasi beragam program Pemerintah Provinsi Bengkulu nan dinilai selaras dengan nilai-nilai Pancasila, termasuk kepedulian terhadap anak yatim. Dia berambisi program positif tersebut dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Indonesia.
"Jika program ini berhasil, dan sukses disebarluaskan, bisa menjadi tradisi baik nan diikuti oleh provinsi lain. Ini bagian dari penerapan nyata nilai-nilai kebangsaan nan langsung menjadi solusi persoalan bangsa," katanya.
Momentum Hari Pendidikan Nasional
Kegiatan ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional. HNW membujuk seluruh peserta untuk menjadikan momentum tersebut sebagai penguat semangat belajar dan berkontribusi bagi bangsa.
HNW turut menyemangati para peserta agar menjadi generasi penjaga apalagi pemenang dalam pengamal nilai-nilai kebangsaan nan diwujudkan dalam Empat Pilar MPR RI.
Dia pun berambisi aktivitas LCC Empat Pilar di Bengkulu dapat melangkah lancar serta selalu dapat melahirkan generasi muda/Gen Z nan berkarakter, berwawasan kebangsaan, berkeunggulan dan siap menjaga keutuhan dan kemakmuran Indonesia.
"Selamat memperingati Hari Pendidikan Nasional. Mari kita cerahkan diri, sekolah, dan Indonesia dengan semangat pendidikan," tutupnya.
(anl/ega)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·