Heboh Temuan 995 Senjata, Narkoba, CD Porno di Gudang Yayasan Sekolah Jaksel

Sedang Trending 54 menit yang lalu
Penampakan 995 senjata api dan amunisi ditemukan di ruangan kepala yayasan sekolah di Jakarta Selatan pada Jumat (10/7/2026). Foto: Dok. Istimewa

Polres Metro Jakarta Selatan menyelidiki temuan sekitar 995 senjata di sebuah yayasan sekolah swasta di area Pondok Pinang, Kebayoran Lama. Temuan tersebut terdiri dari airgun, air rifle, serta satu pucuk nan diduga senjata api.

Kasus ini terus berkembang setelah pengurus yayasan mengaku menemukan peralatan lain nan diduga berangkaian dengan senjata, termasuk amunisi, narkotika, dan CD porno. Di sisi lain, PT Lokta Karya Perbakin menyebut ratusan airsoft gun tersebut merupakan inventaris berizin untuk aktivitas ekstrakurikuler menembak.

Polres Jaksel Selidiki Temuan Airgun dan Senjata Api di Ruang Yayasan Sekolah

Polres Metro Jakarta Selatan menyelidiki temuan sejumlah senjata nan terdiri dari airgun dan beberapa jenis senjata api di salah satu ruangan sebuah yayasan sekolah di area Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

"Bahwa betul Polres Metro Jakarta Selatan telah menerima laporan dari masyarakat mengenai temuan senjata (terdiri dari airgun dan senjata api) nan tersimpan di salah satu ruangan di yayasan sekolah nan berlokasi di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, nan selanjutnya dibuat dalam corak Laporan Polisi tertanggal 15 Juli 2026," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo dalam keterangan nan diterima, Kamis (6/8).

Joko menjelaskan, sebelum menerima laporan dari masyarakat tersebut, Polres Metro Jakarta Selatan lebih dulu membikin Laporan Polisi Model A sesaat setelah peristiwa penemuan senjata itu diketahui.

"Bahwa sebelum adanya Laporan Polisi dimaksud, Polres Jakarta Selatan telah membikin Laporan Polisi Model A nan dibuat sesaat setelah ditemukannya kejadian dimaksud," ujarnya.

Kasi Humas Polres Jakarta Selatan, AKP Joko Adi Wibowo saat memberikan keterangan pers mengenai rumah milik personil BPK RI, Haerul Saleh nan terbakar, Jumat (8/5/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

Penjelasan Kuasa Hukum Yayasan Soal Temuan 995 Senjata di Gudang Sekolah

Kuasa norma sebuah yayasan sekolah swasta di Jakarta Selatan membeberkan kronologi penemuan ratusan senjata, amunisi, hingga temuan baru berupa narkotika, CD porno, dan perangkat kreator peluru di sejumlah ruangan sekolah nan sebelumnya tidak dapat diakses pengurus.

"Kami menemukan ada 995 pucuk senjata. Di dalamnya ada senjata api, termasuk ada amunisi dan juga beberapa aksesoris senjata nan lain," kata Hermawanto dalam konvensi pers di Polres Jakarta Selatan, Rabu (6/8).

Hermawanto mengatakan, temuan tidak berakhir di situ. Saat pengurus kembali membuka ruangan lain pada Rabu (5/8) malam dengan pendampingan polisi, mereka kembali menemukan sejumlah peralatan nan diduga berangkaian dengan senjata api.

"Kemudian pada tadi malam, hari Rabu tadi malam, kami menemukan kembali beberapa senjata. Termasuk juga menemukan narkoba dan juga menemukan CD porno," ujarnya.

Daftar 995 Senjata, Narkoba, CD Porno Ditemukan di Gudang Yayasan Sekolah Jaksel

Kasus temuan senjata di sebuah yayasan sekolah swasta di Jakarta Selatan kembali berkembang setelah pengurus menemukan sejumlah peralatan tambahan berupa komponen senjata, perangkat kreator peluru, hingga narkotika.

"Sebelumnya publik telah memperoleh info mengenai penemuan sekitar 995 pucuk senjata di lingkungan sekolah swasta di Jakarta Selatan, nan terdiri dari ratusan air gun, air rifle, ribuan peluru mimis, serta satu pucuk nan diduga merupakan senjata api dan tetap dalam proses penyelidikan oleh kepolisian," kata Hermawanto dalam keterangan, Kamis (6/8).

Hermawanto menegaskan pihaknya menyerahkan seluruh peralatan tersebut kepada interogator untuk diteliti lebih lanjut. Ia menyebut pihaknya tidak menyimpulkan seluruh peralatan nan ditemukan merupakan senjata api terlarangan alias telah terjadi tindak pidana.

"Status norma masing-masing peralatan tetap menjadi kewenangan interogator untuk dibuktikan berasas hasil pemeriksaan forensik, balistik, serta penelitian terhadap legalitas perizinannya," ujar Hermawanto.

Penampakan 995 senjata api dan amunisi ditemukan di ruangan kepala yayasan sekolah di Jakarta Selatan pada Jumat (10/7/2026). Foto: Dok. Istimewa

Dirut PT Lokta Karya Perbakin: 995 Airsoft Gun Berizin untuk Ekskul Menembak

PT Lokta Karya Perbakin angkat bicara mengenai temuan sekitar 995 airsoft gun dan beragam senjata lainnya di sebuah yayasan sekolah swasta di Jakarta Selatan. Kasus ini sekarang tengah diselidiki Polres Metro Jakarta Selatan.

"Yang temuan 995 itu semua ada izinnya. Kalau mau tahu sejarahnya, itu dulunya di situ sudah ada dari tahun 2020," kata Alhadid kepada wartawan, Kamis (6/8).

Alhadid mengatakan program ekstrakurikuler tersebut sempat berjalan. Namun, aktivitas itu berakhir setelah pembina ekstrakurikuler, Suryo, meninggal bumi pada 2024.

"Pak Suryo meninggal itu baru tahun 2024 jika enggak salah. Begitu Pak Suryo meninggal, ini jadi abu-abu, jadi enggak dilanjutkan lagi. Senjatanya pun sudah enggak bisa dipakai lagi sekarang, sudah karatan semua, sudah enggak bisa digunakan," jelasnya.

Kronologi Temuan 995 Senjata di Gudang Yayasan Sekolah Jaksel

Penemuan sekitar 995 senjata di sebuah sekolah swasta di area Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, menjadi perhatian publik.

"Yang temuan 995 itu semua ada izinnya. Kalau mau tahu sejarahnya, itu dulunya di situ sudah ada dari tahun 2020," ujar Alhadid, Kamis (6/8).

Berbeda dengan jenis PT Lokta Karya Perbakin, kuasa norma yayasan Hermawanto mengatakan Ketua Yayasan berinisial IWD diberhentikan pada 18 April 2026.

"Alasan dipecat itu adalah lantaran ditemukan adanya indikasi penyalahgunaan finansial yayasan untuk kepentingan pribadi. Jadi yayasan uangnya diambil kemudian dibeli untuk membeli tanah, rupanya tanah itu bergeser atas nama istrinya," jelas Hermawanto.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan