Surabaya, CNN Indonesia --
Warga Surabaya dihebohkan dengan munculnya semburan setinggi tiga meter di saluran Jalan Dupak Rukun area Exit Tol Dupak, Selasa (13/10). Semburan nan awalnya diduga lumpur tersebut sekarang dipastikan berasal dari kebocoran pipa air bersih milik PT Petrokimia Gresik.
Peristiwa ini pertama kali diketahui publik lewat rekaman video nan diunggah akun IG @commandcenter112surabaya. Tampak jelas semburan air nan cukup deras muncul di lahan nan berbatasan langsung dengan area jalan tol.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya menyatakan laporan awal mengenai kejadian di area Jalan Dupak Rukun, Asemrowo tersebut diterima sekitar pukul 10.44 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menerima laporan dari penduduk melalui 112 terjadi semburan nan diduga awal adalah lumpur," ucap petugas BPBD Surabaya dalam video nan diunggah IG @commandcenter112surabaya.
Menindaklanjuti laporan warga, tim BPBD Surabaya langsung terjun ke letak untuk melakukan pengecekan dan pengamanan. Berdasarkan hasil identifikasi di lapangan, petugas menepis kekhawatiran penduduk soal ancaman semburan lumpur.
"Perkembangan terbaru hasil assessment awal dipastikan semburan tersebut berasal dari kebocoran pipa air bersih dan bukan semburan lumpur," tulis keterangan video itu.
Ketua Tim Kerja Operasional Kedaruratan BPBD Surabaya Arif Sunandar membenarkan bahwa kejadian tersebut murni luapan air bersih.
Ia juga meluruskan spekulasi mengenai kepemilikan instalasi tersebut. Menurut Arif, pipa berdiameter sekitar 1 meter nan bocor itu bukan aset Perumda Air Minum Surya Sembada (PDAM), melainkan milik PT Petrokimia Gresik.
"Semburan ini air, bukan lumpur. Bukan saluran dari PDAM (Surabaya), tetapi Petro," kata Arif ketika dikonfirmasi.
Saat ini tim campuran beserta pihak mengenai tetap berada di letak untuk menangani titik kebocoran. Arif memastikan kondisi sudah mulai terkendali dan debit air nan menyembur tidak lagi sebesar saat pertama kali dilaporkan.
"Sedang dikerjakan dan semburan sudah mengecil," pungkasnya.
(frd/dal)
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·