Hasto Soroti Kenaikan Pertamax: Menggerus Kelas Menengah

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto merespons kenaikan nilai BBM nonsubsidi jenis Pertamax. Diketahui, sejak 10 Juni 2026, nilai Pertamax nan semula Rp12.000 per liter naik sekitar 32 persen menjadi Rp16.250 per liter.

Menurut Hasto, kenaikan nilai tersebut mengguncang kondisi finansial kelas menengah. Meski memahami pemerintah sedang menghadapi tekanan fiskal, dia menilai kebijakan tersebut semestinya menjadi opsi terakhir.

"Kita tahu kesulitan-kesulitan nan dihadapi oleh pemerintah mengenai dengan fiskal, tetapi hal-hal nan kudu dilakukan adalah suatu insentif bagi pergerakan sektor riil," kata Hasto di Universitas Bung Karno, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

"Kebijakan-kebijakan nan menciptakan multiplier nan begitu luas dalam perikehidupan rakyat seperti kenaikan BBM itu kudu dilakukan sebagai suatu opsi nan paling akhir. Karena ini bakal menggerus keahlian kelas menengah kita nan implikasinya itu juga kepada rakyat bawah," imbuhnya.

Hasto berpandangan pemerintah semestinya lebih dulu melakukan efisiensi di beragam sektor, termasuk konsolidasi fiskal, aktivitas penghematan nasional, serta memangkas pengeluaran nan tidak perlu.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita