
Suasana laga Timnas Indonesia U-17 vs Qatar U-17. (Foto: PSSI)
JEDDAH – Timnas Indonesia U-17 tumbang dari Qatar di laga kedua Grup B Piala Asia U-17 2026, pada Minggu (10/5/2026) awal hari WIB. Bermain di King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, tim didikan Kurniawan Dwi Yulianto itu tepatnya kalah dengan skor 0-2.
Kekalahan itu jelas makin menyulitkan langkah Garuda Asia untuk lolos ke perempatfinal Piala Asia U-17 2026. Kini, Timnas Indonesia U-17 turun ke posisi ketiga di klasemen sementara Grup B, sementara untuk lolos fase grup mereka wajib finis dua besar!
Selanjutnya Timnas Indonesia U-17 wajib menang atas Jepang di partai terakhir Grup B. Hanya kemenangan nan bisa tetap menjaga asa Garuda Asia lolos ke perempatfinal.
Jalannya Pertandingan
Babak Pertama
Sejak peluit pertama dibunyikan, intensitas pertandingan langsung meninggi. Qatar U-17 mencoba mengambil inisiatif serangan, namun Timnas Indonesia U-17 merespons dengan permainan nan disiplin.
Peluang pertama Timnas Indonesia U-17 lahir di menit ketujuh melalui sepakan Peres Tjoe nan tetap menyamping tipis di sisi gawang lawan. Lalu momen krusial terjadi pada menit ke-14, berasal dari tendangan keras Noha Oliver nan mengenai tangan bek Qatar di area terlarang, wasit Veronica tanpa ragu menunjuk titik putih.
Timnas Indonesia U-17 vs Qatar U-17. (Foto: PSSI)
Matthew Baker nan ditunjuk sebagai penyelenggara maju dengan penuh percaya diri. Sayangnya, tendangan bek jagoan Indonesia tersebut sukses dibaca dengan sempurna oleh kiper Qatar, Bakri Mohamed, nan menepis bola ke sisi kiri gawang. Skor 0-0 pun tetap memperkuat dan menjadi pukulan telak bagi mentalitas Garuda Muda di awal laga.
Setelah kegagalan penalti tersebut, Qatar mencoba bangkit dan bermain lebih rapi untuk mengurung pertahanan Timnas Indonesia U-17. Tekanan demi tekanan dilancarkan, termasuk kesempatan emas dari Mohamed Yehea pada menit ke-33 nan untungnya tetap melambung di atas mistar gawang nan dikawal Mike Rajasa.
Solidnya lini belakang Timnas Indonesia U-17 nan dipimpin oleh barisan pertahanan nan disiplin membikin para pemain Qatar frustrasi. Meski lebih banyak tertekan di pertengahan babak, Indonesia sesekali memberikan ancaman lewat skema serangan balik.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·