Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwaghandi mengungkapkan argumen belum membuka operasional Bandara Soekarno-Hatta (CGK) alias Bandara Soetta meskipun hasil tes sudah negatif.
Dudy menjelaskan bahwa pemerintah sudah melaksanakan beberapa kali paper test untuk menguji paparan abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau, dan sudah ada 4 kali tes dengan hasil negatif.
"Kami terus melakukan pengetesan alias pengetesan paper test, Bapak Presiden, untuk memandang sampai seberapa jauh abu vulkanik tetap terdeteksi di permukaan. Dapat kami laporkan bahwa Bandara Soekarno-Hatta sudah kami lakukan sebanyak 4 kali pengetesan alias paper test, dan kami temukan hasilnya negatif," ungkapnya saat rapat dengan Presiden Prabowo Subianto, Senin (7/9).
Kendati demikian, Dudy menegaskan bahwa pemerintah belum memutuskan membuka operasional Bandara Soetta, serta bandara-bandara lainnya nan tetap ditutup, lantaran tetap memantau pergerakan arah mata angin dan aktivitas gunung itu sendiri.
"Kami tidak langsung serta-merta kami buka pada saat ini, Bapak Presiden, lantaran kami mau memastikan betul, mengingat bahwa sebagaimana kemarin terjadi perubahan dari angin nan semula bergerak ke arah timur dari barat kemudian bergerak ke arah timur," jelas Dudy.
Berdasarkan laporan dari BMKG hingga pukul 12.30 WIB, Dudy mengatakan bahwa sebaran debu abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada ketinggian kaki bergerak ke arah barat daya dengan kecepatan 10 knots dengan intensitas tetap.
Hanya saja, lanjut dia, berasas Volcanic Ash Advisory Center (VAAC) di Darwin Australia, menyampaikan perkiraan bahwa sebaran abu vulkanik tetap diproyeksikan terjadi sampai dengan pukul 23.10 UTC alias 06.10 WIB pada 8 September.
Sebelumnya, Bandara terbesar dan tersibuk di Indonesia, Bandara Soetta, kembali memperpanjang penghentian sementara operasional penerbangan hingga pukul 18.00 WIB, Senin (7/9).
Berdasarkan pembaruan info Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I Kelas Utama pada Senin (7/9) pukul 08.59 WIB, Bandara Soekarno-Hatta tercatat tetap berstatus ditutup hingga pukul 18.00 WIB.
Untuk Bandara Soetta, penutupan tersebut tercantum dalam NOTAM A3373/26 nan merupakan pembaruan dari NOTAM A3368/26.
Selain Soetta, Bandara Radin Inten II dan M. Taufik Kiemas di Lampung, Halim Perdanakusuma di Jakarta, Husein Sastranegara di Bandung, Budiarto di Kabupaten Tangerang, Pondok Cabe di Tangerang Selatan, juga berakhir beraksi sementara.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·