Polda Metro Jaya menyebut hasil ekshumasi jenazah Sutrimo, laki-laki nan disebut pernah bekerja di rumah eks Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah, telah keluar.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan hasil tersebut telah dikoordinasikan interogator dengan tim master forensik nan menangani ekshumasi.
“Untuk hasil, sejauh ini sudah keluar dan sudah dikoordinasikan dari interogator kepada tim master forensik medikolegal nan menangani pada saat penyelenggaraan ekshumasi ini,” kata Budi kepada wartawan, Rabu (16/9).
Budi mengatakan hasil ekshumasi bakal disampaikan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dalam waktu dekat. Namun, dia belum merinci waktu pengumumannya.
“Dalam waktu dekat pasti bakal disampaikan dari Direktorat Reserse Kriminal Umum,” ucap dia.
Ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo dilakukan pada 12 Agustus 2026 di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Banyumas, Jawa Tengah.
Sebelumnya, Puslabfor Polri melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah sampel nan diambil saat proses ekshumasi. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan hasil uji laboratorium dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Keluarga Sutrimo juga telah mengusulkan permohonan SP2HP untuk mengetahui perkembangan penyelidikan, termasuk hasil ekshumasi nan sebelumnya belum diterima.
42 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·