Rohman Wibowo
, Jurnalis-Rabu, 04 Februari 2026 |17:46 WIB

Hashim Djojohadikusumo (Foto: Okezone)
JAKARTA - Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo menekankan proyek transisi daya nan digencarkan pemerintah telah menarik minat penanammodal asing. Satu di antaranya soal proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) berkekuatan 7 gigawatt.
"Banyak negara telah menunjukkan niat untuk masuk dan berperan-serta dalam investasi, juga mempelajari teknologinya dan sebagainya," kata Hashim dalam aktivitas obrolan di Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Kata Hashim, pemerintah telah memutuskan untuk memulai 7 gigawatt proyek tenaga nuklir, nan dari mulanya 500 megawatt. Proyek itu diproyeksikan berjalan sampai 2034.
"Untuk 10 tahun ke depan, telah diumumkan bahwa 70 gigawatt bakal dibangun. Banyak di antaranya, sebagian besar dari perusahaan seperti Masdar, ini adalah proyek hijau, proyek daya terbarukan, 76 persen di antaranya bakal berasal dari perusahaan seperti Masdar dan lainnya," urainya.
Hashim mengatakan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPL) mengedepankan proyek hijau dalam beberapa tahun ke depan. Proyek listrik hijau mulai dilakoni pemerintah dengan melibatkan kerja sama entitas negara dan korporasi.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·