Hary Tanoesoedibjo Ungkap Ketekunan Politik Prabowo Subianto di Hadapan Kader Perindo

Sedang Trending 52 menit yang lalu

Hary Tanoesoedibjo Ungkap Ketekunan Politik Prabowo Subianto di Hadapan Kader Perindo

Ketua Majelis Persatuan Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo

JAKARTA - Ketua Majelis Persatuan Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo mengungkapkan perjalanan politik Presiden Prabowo Subianto saat memberikan pengarahan dalam pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) 2026 Partai Perindo di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (27/7/2026) malam.

Acara itu diikuti ratusan personil DPRD Partai Perindo tingkat provinsi dan kabupaten/kota dari seluruh Indonesia.

Menurut Hary, keberhasilan tidak datang secara tiba-tiba, melainkan melalui proses panjang nan dibangun dengan kerja keras dan ketekunan. Namun, dia menilai hasil nan maksimal dapat dicapai ketika upaya tersebut berjumpa dengan momentum nan tepat.

Untuk menggambarkan perihal itu, Hary mencontohkan perjalanan politik Prabowo nan memerlukan waktu panjang sebelum akhirnya memenangkan Pemilihan Presiden 2024.

"Pak Prabowo, juga 20 tahun. 2004 ikut konvensi Golkar, kalah. 2009 jadi cawapres Bu Mega. Kemudian 2014 capres sama Pak Hatta. Dan 2019 sama Bang Sandi. Kalah terus. 2024, sukses," kata Hary.

Hary juga sempat menyinggung perjalanan sejumlah partai politik di Indonesia. Menurut dia, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bisa tumbuh besar lantaran sukses memanfaatkan momentum politik pada masanya.

"PDIP bisa besar, awal momentum kita tahu, peristiwa Juli, kemudian (masyarakat) punya simpati dan mereka tumbuh besar. PKB bisa besar, juga momentum perubahan pada saat itu, dari Orde Baru ke Reformasi. Tokoh-tokoh seperti Gus Dur muncul, membuka partai, masyarakat mau ada perubahan, terus kemudian tumbuh," ujarnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com