Jakarta - Hari Pemadam Kebakaran Internasional diperingati setiap 4 Mei sebagai corak penghormatan kepada para petugas pemadam kebakaran di seluruh dunia. Momen ini menjadi pengingat atas peran krusial mereka dalam melindungi masyarakat dari ancaman kebakaran.
Peringatan ini juga menjadi rayuan bagi masyarakat untuk lebih mengenal dedikasi dan akibat nan dihadapi para pemadam kebakaran. Lalu, gimana sejarah dan langkah memperingatinya?
Sejarah Hari Pemadam Kebakaran Internasional
Merujuk situs International Firefighters' Day, peringatan ini bermulai dari sebuah tragedi nan menimpa para petugas pemadam kebakaran di Australia pada 1998. Saat itu, lima petugas kehilangan nyawa ketika berupaya memadamkan kebakaran hutan.
Peristiwa tersebut memicu solidaritas dunia di kalangan organisasi pemadam kebakaran. Setahun kemudian, tepatnya pada 1999, Hari Pemadam Kebakaran Internasional mulai diperingati sebagai corak penghormatan kepada petugas nan gugur serta apresiasi bagi mereka nan tetap bertugas.
Menurut info dari firefightersday.org, peringatan ini juga menjadi simbol persatuan bagi para pemadam kebakaran di beragam negara nan mempunyai misi sama dalam melindungi kehidupan dan lingkungan.
Mengapa Diperingati Setiap 4 Mei?
Masih merujuk pada sumber nan sama tanggal 4 Mei dipilih sebagai Hari Pemadam Kebakaran Internasional lantaran bertepatan dengan Hari Santo Florian. Ia dikenal sebagai pelindung para pemadam kebakaran dalam tradisi Eropa.
Santo Florian merupakan tokoh nan diyakini mempunyai keberanian dalam menghadapi api dan bencana. Karena itu, tanggal tersebut dianggap mempunyai makna simbolis nan kuat bagi pekerjaan pemadam kebakaran.
Informasi dari nationaltoday.com juga menyebut bahwa pemilihan tanggal ini memperkuat nilai penghormatan terhadap keberanian dan pengorbanan para petugas di seluruh dunia.
Cara Memperingati Hari Pemadam Kebakaran
Peringatan Hari Pemadam Kebakaran Internasional dapat dilakukan dengan beragam langkah sederhana nan bermakna. Mengutip dari National Today, berikut beberapa langkah nan bisa dilakukan:
- Mengheningkan cipta selama satu menit untuk menghormati petugas nan gugur
- Mengenakan busana alias pita berwarna merah dan biru sebagai simbol pemadam kebakaran
- Mengucapkan terima kasih kepada petugas pemadam kebakaran di lingkungan sekitar
- Membagikan info alias edukasi mengenai keselamatan kebakaran kepada masyarakat
- Mengikuti aktivitas alias kampanye nan berangkaian dengan pencegahan kebakaran
Berbagai partisipasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya peran pemadam kebakaran. Peringatan ini juga menjadi corak penghargaan atas dedikasi mereka dalam menjaga keselamatan masyarakat. (wia/idn)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·