Hari ke-10 Jadi Penentuan Kelanjutan Pencarian Rombongan Wartawan

Sedang Trending 47 menit yang lalu
Operasi SAR campuran memasuki hari keempat untuk mencari rombongan wartawan nan lenyap kontak di Perairan Selat Sunda, Pandeglang, Banten, Jumat (11/9). Foto: Dok. Basarnas Banten

Kamis, 17 Septermber, bakal menjadi hari ke-10 pencarian lima wartawan dan 2 ABK serta 1 guide nan lenyap di Selat Sunda. Rombongan wartawan itu lenyap saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.

Pencarian pada hari ke-10 bisa menjadi hari terakhir. Tim SAR belum bisa memastikan apakah waktu pencarian kembali bakal diperpanjang.

Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad menjelaskan sebelumnya waktu pencarian sudah diperpanjang tiga hari. Amrad bilang jika pada hari ke-10 tidak ada tanda-tanda korban ditemukan maka metode pencarian bakal dilakukan lewat pemantauan.

"Saya belum bisa memastikan. Besok seperti nan kita sepakati kemarin, ya sesuai dengan patokan kami, kita perpanjang tiga hari. Ya, sesuai patokan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan menyatakan andaikan tidak ada tanda-tanda korban ditemukan, kita bakal lanjutkan dengan pemantauan," kata Amrad, di posko pencarian Pantai Marina Carita, Kabupaten Pandeglang, Rabu(16/9).

"Pemantauan termasuk nan masalah e-broadcast tadi. Apabila itu ada tanda-tanda korban ditemukan, kami bakal buka kembali operasinya. Seperti itu," tambahnya.

Amrad membenarkan pada hari ke-9 pihaknya menemukan sebuah terpal berwarna hijau. Namun, terpal itu telah dikonfirmasi bukan milik kapal Arupadhatu 1 nan ditumpangi korban.

"Menemukan sebuah terpal, nan dari awal kita sudah koordinasi juga tadi kami sampaikan, kapal tersebut tidak membawa terpal," ujarnya.

"Ya. Jadi terpal nan kita temukan hingga saat ini kurang lebih tiga. Termasuk itu, dan sudah konfirmasi itu kapal tersebut tidak membawa terpal," tambahnya.

Adapun lima wartawan nan tetap dalam pencarian ialah M. Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, dan Donal nan merupakan wartawan lepas.

Sedangkan kru speedboat, ialah Warta (55) sebagai kapten, Surakman (60) sebagai anak buah kapal (ABK), dan Heriyanto (49) sebagai pemandu wisata.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan