Jakarta -
ASEAN Dengue Day alias Hari Demam Berdarah ASEAN kembali diperingati pada 15 Juni 2026. Peringatan tahunan ini menjadi momentum bagi negara-negara ASEAN untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan dan pengendalian dengue nan tetap menjadi tantangan kesehatan di kawasan.
Tahun ini, ASEAN Dengue Day mengangkat tema nan menyoroti pentingnya kerjasama seluruh pihak untuk mencapai sasaran nol kematian akibat dengue pada 2030. Lalu, apa tema nan diusung dan pesan nan disampaikan dalam peringatan ASEAN Dengue Day 2026?
Tema ASEAN Dengue Day 2026
Merujuk laman resmi ASEAN dan pernyataan ASEAN Health Cluster 2, tema ASEAN Dengue Day 2026 adalah "ASEAN United: Zero Dengue Deaths - A Future We Build Together by 2030".
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tema tersebut menegaskan komitmen negara-negara ASEAN untuk bersama-sama mencapai sasaran nol kematian akibat dengue pada tahun 2030. Melalui tema ini, ASEAN juga mendorong penguatan kerja sama antara pemerintah, tenaga kesehatan, sektor swasta, organisasi masyarakat sipil, dan masyarakat luas.
Menurut ASEAN, kampanye tahun ini bermaksud meningkatkan kesadaran sekaligus memperkuat kerjasama dalam upaya pencegahan dan pengendalian dengue secara berkelanjutan.
Poster ASEAN Dengue Day 2026 (Foto: ASEAN.org)
Apa Itu ASEAN Dengue Day?
ASEAN Dengue Day merupakan peringatan tahunan nan digelar setiap 15 Juni untuk meningkatkan perhatian terhadap ancaman dengue di area Asia Tenggara.
Dikutip dari pernyataan resmi ASEAN Health Cluster 2, penetapan ASEAN Dengue Day berasal dari resolusi Pertemuan Menteri Kesehatan ASEAN ke-10 nan berjalan di Singapura pada 22 Juli 2010. Melalui kesepakatan tersebut, tanggal 15 Juni ditetapkan sebagai hari peringatan regional mengenai dengue.
Peringatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat kerja sama antarnegara personil ASEAN dalam menghadapi tantangan dengue nan tetap berakibat pada kesehatan masyarakat di kawasan.
Tujuan ASEAN Dengue Day 2026
Menurut ASEAN, ASEAN Dengue Day 2026 menjadi sarana untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman di antara para ahli kesehatan masyarakat serta beragam pemangku kepentingan.
Kampanye tahun ini juga mendorong penerapan pendekatan nan terintegrasi dalam pengawasan, pencegahan, dan pengendalian dengue. Upaya tersebut mencakup penguatan surveilans penyakit dan vektor, respons sigap terhadap kasus, hingga peningkatan kualitas jasa kesehatan.
Selain itu, ASEAN menekankan pentingnya pemeriksaan nan tepat, pengobatan nan efektif, dan manajemen klinis nan baik untuk menekan akibat kematian akibat dengue.
Pesan pada ASEAN Dengue Day 2026
Dalam pernyataan resminya, ASEAN membujuk seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat komitmen dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap dengue.
ASEAN juga menyoroti pentingnya pencegahan dan pengendalian dengue berbasis komunitas. Keterlibatan masyarakat dinilai mempunyai peran krusial dalam menciptakan upaya pencegahan nan berkepanjangan dan inklusif.
Selain itu, ASEAN mendorong pemanfaatan penemuan dan teknologi untuk mendukung pengelolaan dengue nan lebih efektif. Pengembangan pengetahuan dan penerapan solusi baru dinilai dapat memperkuat upaya pengendalian dengue di seluruh negara anggota.
Melalui ASEAN Dengue Day 2026, ASEAN kembali menegaskan komitmen berbareng untuk mencapai sasaran nol kematian akibat dengue pada 2030 serta mewujudkan masa depan kesehatan nan lebih baik bagi masyarakat di kawasan.
(wia/idn)
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·