Harga Pertamax Naik Bikin Orang Pindah ke Pertalite, Ini Kata Purbaya!

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia-Kenaikan nilai bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax (RON 92) dikhawatirkan memicu peralihan konsumsi ke jenis Pertalite, sehingga menekan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berbareng pemangku kepentingan mengenai telah menyiapkan langkah-langkah mitigasi nan komprehensif. Pengawasan pengedaran BBM bersubsidi bakal semakin diperketat sehingga tepat sasaran.

Langkah ini diambil guna menjamin agar BBM bersubsidi tetap dinikmati oleh masyarakat nan berkuasa dan kuota APBN tetap terjaga hingga akhir tahun.

Harga Pertamax nan sekarang menjadi Rp16.250 per liter, kata Purbaya diyakini tidak bakal memicu lonjakan inflasi nasional. Efek domino dari kebijakan ini terhadap nilai peralatan dan jasa di masyarakat bakal sangat terbatas (limited).

Optimisme ini didasarkan pada karakter pengguna Pertamax nan kebanyakan merupakan kendaraan pribadi kelas menengah ke atas, bukan kendaraan logistik alias transportasi publik nan menjadi urat nadi pengedaran peralatan pokok.

Dengan demikian, struktur biaya produksi dan logistik nasional diproyeksikan tidak bakal terganggu. Menkeu menegaskan bahwa laju inflasi sepanjang tahun 2026 diperkirakan bakal tetap stabil dan berada di dalam koridor dugaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

"Harusnya (dampak inflasi) limited, lantaran bukan buat pikulan umum, pikulan peralatan enggak pakai Pertamax," ujar Purbaya.

(mij/mij)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News