Harga Pertamax Bisa Naik Lagi? Ini Jawaban Bahlil

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta -

Harga BBM nonsubsidi Pertamax (RON 92) naik dari Rp 12.300/liter menjadi Rp 16.250/liter per Rabu (10/6) kemarin. Begitu juga dengan Pertamax Green dari (RON 95) naik dari Rp 12.900/liter menjadi Rp 17.000/liter.

Merespons perihal ini, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan nilai BBM nonsubsidi menyesuaikan dengan kondisi nilai pasar.

"Harga nan nonsubsidi itu menyesuaikan nilai pasar nan ada. Tentu perhitungannya dilakukan secara bijak oleh pelaku upaya baik Pertamina maupun badan upaya nan lain," kata Bahlil di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (11/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara untuk nilai BBM nonsubsidi, Pertalite dan Biosolar, Bahlil menjamin tidak ada kenaikan.

"Untuk subsidi nggak ada (kenaikan)," ucap Bahlil menjawab pertanyaan mengenai potensi kenaikan nilai Pertamax ke depan.

Selain itu, soal insentif untuk menekan akibat kenaikan nilai Pertamax ini, Bahlil mengatakan sampai saat ini belum ada keputusan.

Saat ini pemerintah tetap mengkaji semua pengganti nan dapat diberikan untuk menjaga daya beli masyarakat.

Menurut Bahlil. pemerintah bakal terus berupaya menjaga daya beli masyarakat salah satunya dengan menjaga nilai bahan bakar bersubsidi.

"Kita belum ada keputusan sama sekali. Masih melakukan kajian. Kita exercise semua alternatif, nan krusial adalah kita menjaga kerabat kita nan ekonomi ke bawah, ini nan subsidi. nan nonsubsidi kan kerabat kita nan punya keahlian ekonomi jauh lebih baik daripada nan kudu disubsidi," tandasnya.

(hns/hns)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance