Harga Minyak Merosot 1% Usai Banyak Tanker Menuju Hormuz, Timah Anjlok 5%

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Sebuah perahu mendekati kapal kontainer Marsa Victory berbendera St Kitts dan Nevis saat berlayar di perairan Selat Hormuz di lepas pantai Khasab di semenanjung Musandam utara Oman pada 25 Juni 2025. Foto: Giuseppe Cacace/AFP

Harga minyak mentah turun pada perdagangan Selasa (23/6), usai kapal tanker menjadi lebih terbuka untuk transit Selat Hormuz, sebuah tanda lonjakan pasokan nan sangat dinanti-nantikan sedang dalam perjalanan untuk sempat ditutup lantaran perang AS dan Iran.

Dikutip dari Bloomberg, minyak WTI untuk pengiriman Agustus turun 0,9 persen menjadi USD 73,21 per barel, sementara nilai Brent untuk penyelesaian Agustus turun 1,1 persen menjadi USD 77,08 per barel.

Batu Bara

Sedangkan nilai batu bara condong landai pada penutupan perdagangan Selasa. Harga batu bara ICE Newcastle untuk perjanjian Juli 2026 berasas situs Barchart ditutup sedikit naik 0,08 persen menjadi USD 131,60 per ton.

CPO

Sejumlah pekerja membongkar Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit dari atas mobil sebelum dimasak di salah satu pabrik minyak kelapa sawit milik PT.Astra Agro Lestari Tbk di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Jumat (13/2/2026). Foto: Akbar Tado/ANTARA FOTO

Harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) sedikit menurun pada perdagangan Selasa. Berdasarkan situs tradingeconomics.com, nilai CPO turun 0,3 persen menjadi MYR 4.658 per ton.

Nikel

Adapun nilai nikel terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Selasa. Berdasarkan London Metal Exchange (LME), nilai nikel ambruk 3,28 persen menjadi USD 17.172 per ton.

Timah

Sementara itu, nilai timah juga terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Selasa. Berdasarkan London Metal Exchange (LME), nilai timah merosot 5,59 persen dan menetap di USD 51.154 per ton.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan