Harga minyak mentah kembali naik pada penutupan perdagangan Senin (4/5). Hal ini terjadi setelah Iran menyerang beberapa kapal di Selat Hormuz dan membakar pelabuhan minyak UEA.
Dikutip dari Reuters pada Selasa (5/5), perjanjian berjangka minyak mentah Brent naik USD 6,27 alias 5,8 persen menjadi USD 114,44 per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik USD 4,48 alias 4,4 persen menjadi USD 106,42.
Terkait serangan Iran, UEA mengatakan pertahanan udaranya sedang menghadapi ancaman rudal dan drone pada Senin malam ketika petugas pemadam kebakaran memadamkan api di area industri minyak utama setelah serangan drone nan menurut pihak berkuasa berasal dari Iran.
Sementara di sisi Amerika Serikat (AS), mereka mengatakan telah menghancurkan enam perahu mini Iran dan mencegat rudal jelajah dan drone Iran nan ditembakkan dalam upaya menggagalkan upaya angkatan laut AS untuk membuka jalur pelayaran melalui Selat Hormuz.
CPO
Dikutip dari laman resmi Barchart, nilai CPO untuk perjanjian Juli mengalami kenaikan 0,17 persen. Dengan begitu, nilai CPO berada di level MYR 4.663 per ton.
Batu Bara
Serupa, nilai batu bara berjangka Newcastle juga mengalami kenaikan. Berdasarkan info dari Barchart, nilai batu bara untuk perjanjian Juli naik 1,01 persen ke level USD 139,90 per ton.
Nikel
Harga nikel juga mengalami penurunan. Berdasarkan info dari London Metal Exchange, nilai nikel turun 0,53 persen ke level USD 19.365 per ton.
Timah
Harga timah justru menguat 0,42 persen. Berdasarkan info dari London Metal Exchange, saat ini nilai timah ada pada level USD 49.423 per ton.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·