Harga CPO Anjlok 2,7 Persen ke MYR 4.458 per Ton, Timah dan Nikel Juga Merosot

Sedang Trending 3 minggu yang lalu
Sejumlah pekerja membongkar Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit dari atas mobil sebelum dimasak di salah satu pabrik minyak kelapa sawit milik PT.Astra Agro Lestari Tbk di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Jumat (13/2/2026). Foto: Akbar Tado/ANTARA FOTO

Harga minyak mentah kembali turun pada perdagangan Kamis (21/5), lantaran penanammodal memperkirakan apakah AS dan Iran mendekati kesepakatan tenteram nan dapat menyebabkan dimulainya kembali arus melalui Selat Hormuz nan vital.

Dikutip dari Bloomberg, minyak mentah WTI untuk bulan Juli turun 1,9 persen menjadi USD 96,35 per barel di New York. Sementara minyak Brent untuk penyelesaian Juli turun 2,3 persen menjadi USD 102,58 per barel.

Batu Bara

Sedangkan nilai batu bara condong stagnan pada penutupan perdagangan Kamis. Harga batu bara ICE Newcastle berasas situs Barchart ditutup sedikit naik 0,07 persen menjadi USD 137,55 per ton.

CPO

Tandan buah segar kelapa sawit. Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan

Harga minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) ambruk pada penutupan perdagangan Kamis. Berdasarkan situs tradingeconomics.com, nilai CPO menurun 2,73 persen menjadi MYR 4.458 per ton.

Nikel

Adapun nilai nikel terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Kamis. Berdasarkan London Metal Exchange (LME), nilai nikel turun 1,07 persen menjadi USD 18.727 per ton.

Timah

Sementara itu, nilai timah juga terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Kamis. Berdasarkan London Metal Exchange (LME), nilai timah melemah 1,45 persen dan menetap di USD 53.248 per ton.

instagram embed
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan