Harga Cabai-Bawang Merah Naik di Pasar, Pedagang Sebut Ongkos Kirim Jadi Pemicu

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Pedagang memilah cabe rawit merah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Rabu (22/12/2021). Foto: Galih Pradipta/Antara Foto

Sejumlah pedagang di pasar tradisional mengeluhkan kenaikan nilai beragam komoditas pangan dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan nilai terjadi pada sejumlah bahan pokok seperti cabe merah keriting, cabai rawit merah, bawang merah, hingga bawang putih.

Pedagang di Pasar Minggu, Sri, mengatakan nyaris seluruh komoditas nan dijualnya mengalami kenaikan harga. Menurut dia, kenaikan tersebut berangkaian dengan meningkatnya biaya distribusi.

"Sekarang semuanya naik, ini gara gara ongkos kirimnya naik gara-gara bensin naik itu," kata Sri kepada kumparan, Jumat (12/6).

Saat ini, nilai cabe merah keriting nan dijual Sri mencapai Rp 65.000 per kg, naik dari kisaran normal Rp 45.000 per kg. Sementara bawang merah juga dijual Rp 65.000 per kg, bawang putih Rp 38.000 per kg, dan cabe rawit merah mencapai Rp 95.000 per kg.

Kondisi serupa juga dirasakan pedagang di Pasar Cijantung, Adi. Ia menyebut kenaikan nilai mulai terasa setelah biaya transportasi dan pengedaran meningkat.

"Naik semua harganya, sejak BBM naik itu, jadi ongkos kirimnya naik. Hampir semua naik," ujar Adi.

Bahan ramuan dapur dijual di Pasar Minggu, Jumat (12/6/2026). Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan

Di lapaknya, bawang merah dijual Rp 65.000 per kg, cabe merah keriting Rp 55.000 per kg, bawang putih Rp 40.000 per kg, dan cabe rawit merah Rp 85.000 per kg.

Jika dibandingkan dengan info Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), nilai sejumlah komoditas di tingkat pasar memang berada di atas rata-rata nasional maupun Harga Acuan Penjualan (HAP) nan ditetapkan pemerintah.

Berdasarkan info PIHPS, rata-rata nilai cabe merah keriting secara nasional berada di level Rp 55.900 per kg. Angka tersebut sedikit lebih tinggi dari HAP nan ditetapkan sebesar Rp 55.000 per kg. Namun, nilai di Pasar Minggu telah mencapai Rp 65.000 per kg alias sekitar Rp 9.100 lebih tinggi dari rata-rata nasional.

Untuk cabe rawit merah, rata-rata nilai nasional tercatat Rp 73.450 per kg. Sementara di tingkat pedagang, nilai telah menembus Rp 85.000 per kg hingga Rp 95.000 per kg.

video story embed

Kenaikan juga terjadi pada bawang merah. Data PIHPS menunjukkan rata-rata nilai bawang merah mencapai Rp 55.250 per kg, jauh di atas HAP sebesar Rp 41.500 per kg. Di dua pasar nan diwawancarai, bawang merah dijual Rp 65.000 per kg.

Sementara itu, rata-rata nilai bawang putih berada di level Rp 42.150 per kg dengan HAP Rp 38.000 per kg. Harga bawang putih di Pasar Minggu tercatat Rp 38.000 per kg, sedangkan di Pasar Cijantung mencapai Rp 40.000 per kg.

Tak hanya komoditas hortikultura, sejumlah bahan pangan lainnya juga tetap berada di atas nilai referensi pemerintah. Rata-rata nilai beras medium secara nasional mencapai Rp 16.150 per kg, lebih tinggi dibanding HAP sebesar Rp 13.500 per kg.

Untuk daging sapi, rata-rata nilai nasional tercatat Rp 147.950 per kg, melampaui HAP Rp 140.000 per kg. Sementara rata-rata nilai telur ayam ras berada di level Rp 29.400 per kg.

Berbeda dengan komoditas lain, rata-rata nilai daging ayam ras justru tetap berada di bawah nilai acuan. Berdasarkan info PIHPS, nilai daging ayam ras tercatat Rp 36.500 per kg, sedangkan HAP nan ditetapkan pemerintah sebesar Rp 40.000 per kg.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan