Harga Bitcoin Jatuh Lagi Jadi Rp1,1 Miliar, Apa Penyebabnya?

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Harga Bitcoin Jatuh Lagi Jadi Rp1,1 Miliar, Apa Penyebabnya?

Harga Bitcoin Jatuh Lagi Jadi Rp1,1 Miliar, Apa Penyebabnya? (Foto: Freepik)

JAKARTA - Harga Bitcoin (BTC) kembali mengalami tekanan dalam 24 jam terakhir menyusul rilis notulensi rapat Federal Open Market Committee (FOMC) terbaru nan menunjukkan adanya perbedaan pandangan para pejabat bank sentral AS. 

Berdasarkan info pasar pada Kamis (19/2), Bitcoin terkoreksi 1,25% ke kisaran USD66.450 (setara Rp1,11 miliar). Menurunnya angan bakal adanya pelonggaran suku kembang dunia dalam waktu dekat ini secara langsung mendorong indeks sentimen pasar mata uang digital ambruk ke level Extreme Fear.

Sikap Bank Sentral AS

Notulensi FOMC terbaru menunjukkan bahwa para kreator kebijakan nyaris sepakat untuk mempertahankan suku kembang di level saat ini. Namun, pasar merespons negatif adanya perbedaan pandangan mengenai langkah The Fed selanjutnya. 

Sejumlah pejabat membuka kesempatan kenaikan suku kembang jika inflasi tetap persisten, sementara nan lain bersedia memangkasnya jika tekanan nilai mereda.

Sikap higher for longer nan tetap membayangi ini memberikan tekanan pada likuiditas global, tercermin dari penguatan Indeks Dolar AS (DXY) ke level 97,7 berakibat langsung pada terkoreksinya instrumen aset berisiko. Hal ini memicu tindakan jual nan membikin total kapitalisasi pasar mata uang digital ikut menyusut. 

Berdasarkan info FedWatch Tool CME Group, pelaku pasar sekarang bersikap pesimistis, dengan probabilitas kurang dari 50% untuk pemangkasan suku kembang minimal 25 pedoman poin sebelum pertemuan bulan Juni mendatang.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri buletin finance lainnya

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com