Jakarta - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti bicara mengenai kunci peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. Dia mengingatkan pentingnya aspek 3M untuk peningkatan mutu pendidikan nan berkelanjutan, apa itu?
"Berbagai kebijakan peningkatan mutu pendidikan tidak bakal terlaksana tanpa 3M: Mindset (pola pikir) nan maju, Mental nan kuat, dan Misi nan lurus," kata Mendikdasmen Mu'ti dilansir Antara, Sabtu (2/4/2026).
Hal tersebut disampaikan melalui tayangan pidatonya pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Mu'ti menjelaskan, tanpa ketiganya, dia menegaskan semua kebijakan nan telah melangkah hanya bakal berakhir sebagai program dan formalitas, nan sekadar ditandai dengan capaian angka-angka kuantitatif.
Di sisi lain, sesuai dengan petunjuk Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003, Mu'ti memaknai pendidikan adalah proses mencerdaskan kehidupan, membangun watak dan peradaban bangsa.
Dia menilai pendidikan adalah proses menumbuhkembangkan potensi manusia sehingga menjadi insan nan beragama dan bertakwa kepada Tuhan nan Maha Esa, beradab mulia, cerdas, terampil, mandiri, sehat jasmani dan rohani, jujur, bertanggung jawab, demokratis, dan kepribadian utama lainnya.
"Sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, pendidikan adalah upaya berbareng untuk membangun sumber daya manusia Indonesia nan unggul, kuat, dan handal untuk menjadikan Indonesia sebagai negara nan maju, makmur, dan bermartabat," katanya.
Oleh lantaran itu, dia pun menyampaikan apresiasi sekaligus terima kasih kepada lembaga-lembaga mitra di dalam maupun luar negeri nan telah bekerja sama dengan baik berbareng Kemendikdasmen.
Dalam delapan belas bulan, dia mengatakan, Kemendikdasmen telah meletakkan fondasi pendidikan berbobot untuk semua melalui beragam izin dan ekosistem nan mengintegrasikan empat pusat pendidikan, ialah sekolah, keluarga, masyarakat, dan media.
(zap/dhn)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·