
Ketua OJK Friderica (Foto: Okezone)
JAKARTA - Usai resmi mengucap sumpah kedudukan di hadapan Mahkamah Agung, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2026-2031, Friderica Widyasari Dewi, langsung memaparkan lima agenda prioritas strategis.
Perempuan nan berkawan disapa Kiki ini menegaskan komitmennya untuk membawa sektor jasa finansial menjadi mesin pertumbuhan ekonomi nasional melalui kerja sama tim nan solid.
Menurut Kiki, prioritas utama kepemimpinannya adalah menjaga stabilitas sistem finansial di tengah dinamika dunia nan menantang.
"Kami percaya dengan teamwork nan solid di ADK (Anggota Dewan Komisioner) OJK kita insyaallah bisa membawa sektor jasa finansial kita untuk semakin maju ke depan, dan tentu saja nan pertama sasaran kita adalah menjaga stabilitas sistem finansial Indonesia," kata Kiki dalam konvensi pers di Gedung MA, Jakarta Pusat, Rabu (25/3/2026).
Salah satu tantangan besar nan dihadapi jejeran baru ini adalah mengembalikan kepercayaan penanammodal terhadap pasar modal Indonesia.
Hal ini menjadi krusial setelah indeks saham domestik sempat mengalami guncangan akibat sentimen dari pengumuman indeks MSCI beberapa waktu lalu.
"Kemudian nan berikutnya adalah memulihkan kepercayaan publik. Ini terima kasih teman-teman media selalu mendampingi kita waktu saya dan Pak Hasan (Hasan Fawzi) di saat-saat critical pasar modal Indonesia, terima kasih. Tapi itu tetap menjadi agenda prioritas kita untuk menjaga, memulihkan kepercayaan publik ya terutama dari sisi pasar modal dan juga sektor nan lain," jelas Kiki.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·