Hantavirus Guncang Kapal Pesiar di Atlantik, 3 Orang Meninggal

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Ilustrasi kapal pesiar nan sedang berlayar. Foto: Julie Flavin Photography/Shutterstock

Badan Kesehatan Dunia (WHO) saat ini sedang memantaui kasus merebaknya hantavirus di sebuah kapal pesiar nan sedang berlayar di Samudera Atlantik. Hantavirus adalah penyakit nan biasanya ditularkan kepada manusia dari hewan pengerat seperti tikus.

WHO mengatakan, hingga saat ini, satu kasus jangkitan hantavirus telah terkonfirmasi melalui pemeriksaan laboratorium, dan terdapat lima kasus tambahan nan tetap diduga.

"Dari enam perseorangan nan terdampak, tiga orang telah meninggal bumi dan satu orang saat ini dirawat di unit perawatan intensif di Afrika Selatan,” kata WHO dalam pernyataan tertulis, Minggu (3/5).

WHO tak menyebut nama kapal pesiar itu, tapi sejumlah media menyebut pandemi terjadi di MV Hondius, nan berlayar dari Ushuala di Argentina menuju Cape Verde, Afrika Selatan.

WHO mengatakan, investigasi rinci tetap terus berlangsung, termasuk pengetesan laboratorium lanjutan dan penyelidikan epidemiologis.

"Layanan medis dan support terus diberikan kepada penumpang dan awak kapal. Proses pengurutan (sequencing) virus juga tetap berjalan,” kata WHO.

Paparan Urine Hewan Pengerat

WHO menjelaskan, jangkitan hantavirus umumnya mengenai dengan paparan lingkungan, khususnya paparan urine alias kotoran hewan pengerat nan terinfeksi.

Meskipun jarang, hantavirus dapat menular antarmanusia dan dapat menyebabkan penyakit pernapasan berat, sehingga memerlukan pemantauan pasien, dukungan, serta respons nan cermat.

"WHO memfasilitasi koordinasi antara negara-negara personil dan operator kapal untuk pemindahan medis terhadap dua penumpang nan bergejala, serta melakukan penilaian akibat kesehatan masyarakat secara menyeluruh dan memberikan support kepada penumpang lainnya nan tetap berada di kapal,” kata WHO.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan