
Ilustrasi.
JAKARTA - Saat menjalankan ibadah puasa Ramadhan, kadang muncul pertanyaan-pertanyaan mengenai hal-hal apa saja nan membatalkan puasa. Pertanyaan seperti: apakah muntah membatalkan puasa? Bagaimana dengan menangis, apakah membatalkan puasa?, kerap diajukan di Bulan Ramadhan.
Muhammadiyah, melalui Paham Hisab Muhammadiyah dan Tuntunan Ibadah Bulan Ramadan nan dikeluarkan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.
Berikut beberapa perihal nan membatalkan puasa menurut Muhammadiyah, sebagaimana dikutip dari laman resminya, Sabtu. (21/2/2026):
Makan dan Minum
Hal nan paling jelas membikin puasa batal adalah makan dan minum. Puasa menjadi tidak sah alias batal oleh karena memasukkan sesuatu ke dalam tubuh melalui mulut alias hidung, seperti menelan makanan, minum air, alias obat, alias juga ber-istinsyaq (memasukkan air ke hidung saat berwudu) nan kebablasan sehingga air masuk ke dalam perut.
Allah Swt. berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 187:
وَكُلُوْا وَاشْرَبُوْا حَتّٰى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْاَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْاَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِۖ
Artinya: “Makan dan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan) antara benang putih dan benang hitam, ialah fajar…” [QS. al-Baqarah (2): 187].
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·