Hadiri Final NBA di Madison Square Garden, Presiden Donald Trump Disoraki Penonton New York Knicks

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Hadiri Final NBA di Madison Square Garden, Presiden Donald Trump Disoraki Penonton New York Knicks Presiden Donald Trump mendapat sambutan dingin berupa sorakan boo saat menghadiri laga Final NBA antara New York Knicks dan San Antonio Spurs di New York.(AFP)

PRESIDEN Donald Trump mendapat sambutan dingin berupa sorakan dari penonton saat menghadiri laga Final NBA antara tim kampung halamannya, New York Knicks, melawan San Antonio Spurs di Madison Square Garden pada Senin (8/6) malam waktu setempat.

Trump menyaksikan pertandingan tersebut dari boks privat berbareng Kai Trump, cucu perempuannya nan merupakan putri sulung Donald Trump Jr. Sorakan tidak senang dari penonton terdengar bergemuruh di dalam arena saat penyanyi Avery Wilson sedang membawakan lagu kebangsaan Amerika Serikat, "The Star Spangled Banner".

Laga tersebut merupakan pertandingan kandang pertama Knicks dalam penampilan Final NBA pertama mereka sejak tahun 1999. Kehadiran sang presiden, nan datang atas undangan dari pemilik Knicks sekaligus sahabat lamanya, James Dolan, memicu pengetatan keamanan setingkat bandara. Pihak Kepolisian New York (NYPD) apalagi kudu menutup area seluas 10 blok di sekitar arena nan berlokasi di Midtown Manhattan tersebut.

Sebelum pertandingan, Trump sempat memuji performa gemilang Knicks musim ini. "Saya pikir Knicks mempunyai tim nan luar biasa, langkah mereka bermain," kata Trump (79) kepada wartawan di atas pesawat Air Force One pekan lampau setelah pertandingan kedua. "Awalnya lambat dan kemudian menjadi semakin kuat dan kuat."

Ia juga memuji bintang-bintang Knicks seperti Jalen Brunson dan Karl-Anthony Towns sebagai pemain nan "fantastis", serta menyebut pemain jagoan Spurs asal Prancis, Victor Wembanyama, "tampaknya bakal menjadi pemain besar."

Wali Kota New York City, Zohran Mamdani, nan juga datang menonton di bagian stadion nan berbeda, menyatakan bahwa dia tidak mempunyai rencana untuk berjumpa dengan Trump selama berada di arena. Mamdani menjelaskan protokol keamanan kepresidenan memang mengubah jalannya persiapan pertandingan kali ini.

"Seperti nan kita ketahui, apa nan menyertai kunjungan presiden dan protokol Dinas Rahasia (Secret Service) memerlukan serangkaian persiapan nan berbeda dari apa nan biasa kita lakukan untuk pertandingan Final," ujar Mamdani (34) dalam konvensi pers pada hari Senin.

Karena ketatnya pengamanan, kepolisian melarang kerumunan fans berkumpul di luar arena. Sebagai gantinya, pemerintah kota dan pihak manajemen arena menyediakan beberapa letak nonton bareng secara cuma-cuma di Bryant Park, Brooklyn, dan Central Park.

Ini bukan pertama kalinya Trump disoraki di Madison Square Garden. Kejadian serupa pernah dialaminya saat menghadiri arena pertarungan UFC di arena nan sama pada November 2019 (People/Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia