Relawan Pemadam Kebakaran Kota Bandung diakui mempunyai peran strategis di wilayah nan rawan kebakaran.(MI/NAVIANDRI)
PEMERINTAH Kota Bandung menilai keberadaan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) mempunyai peran strategis sebagai garda terdepan dalam membangun ketangguhan masyarakat untuk menghadapi beragam akibat kebakaran dan keadaan darurat lainnya.
“Redkar tidak hanya membantu pemadam kebakaran dalam penanganan kebakaran dan pengamanan tetapi juga menjadi ujung tombak edukasi kepada masyarakat tentang kesiapsiagaan dan ketangguhan menghadapi bencana,” ungkap Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Selasa (9/6).
Oleh karenanya, Pemkot Bandung menggelar Bimtek Redkar. Kegiatan nan digelar dengan support Satuan Pusat Kesenjataan Kavaleri (Pussenkav) TNI-AD tersebut menjadi simbol kuat kerjasama antara pemerintah, TNI, DPRD dan masyarakat dalam menjaga keselamatan penduduk Kota Bandung.
"Pemkot mengapresiasi Pussenkav TNI-AD nan telah menyediakan akomodasi training sekaligus menilai sinergi tersebut sebagai bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat," ungkapnya.
Farhan menyebut, tantangan nan dihadapi Kota Bandung saat ini semakin kompleks, terutama saat memasuki musim tandus nan diprediksi berjalan lebih ekstrem akibat kejadian El Nino. Dengan jumlah masyarakat lebih dari 2,6 juta jiwa serta tingginya aktivitas visitor dan pendatang, akibat kebakaran di area permukiman padat menjadi ancaman nan kudu diantisipasi bersama.
“Satu percikan api saja bisa merambat dengan mudah ke mana-mana. Karena itu kita kudu siap menghadapi beragam kemungkinan termasuk kondisi ketika sumber air susah ditemukan saat terjadi kebakaran,” paparnya.
Luka mendalam
Menurut dia, selama menjabat sebagai personil DPR RI hingga menjadi Wali Kota Bandung, dia menyaksikan beragam peristiwa kebakaran nan menimbulkan korban jiwa dan meninggalkan luka mendalam bagi family nan ditinggalkan. Pengalaman tersebut menjadi argumen kuat baginya untuk terus memperkuat budaya pencegahan dan kesiapsiagaan di tengah masyarakat.
“Saya menitipkan pesan kepada para relawan. Cegah rasa sedih itu. Hentikan semua akibat nan dapat membikin kita terpukul lantaran hilangnya saudara-saudara kita,” tuturnya.
Farhan juga mengingatkan semangat menjadi modal utama seorang relawan. Setiap tindakan dan pengabdian nan dilakukan para personil Redkar bakal memberikan faedah besar bagi masyarakat dan menjadi kebaikan jariyah nan terus mengalir.
Dia berambisi seluruh peserta mengikuti setiap materi dengan penuh kesungguhan, disiplin dan komitmen agar keahlian nan diperoleh dapat diterapkan secara optimal di lingkungan masing-masing.
“Untuk itu, mari bersama-sama kita ikuti seluruh materi nan ada agar kita bisa memaksimalkan potensi keahlian kita untuk menjaga keselamatan Kota Bandung,” tegasnya.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·