Hacker Kini Gunakan Link Share ChatGPT untuk Sebarkan Malware

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Sedikit kita telaah cybersecurity lagi, dimana baru baru ini para peneliti keamanan dari Push Security menemukan kampanye malware baru nan cukup unik.

Kali ini, pelaku memanfaatkan fitur Share Chat milik ChatGPT untuk menyebarkan malware dan mencuri info korban. Dimana metode serangan ini diberi nama LLMShare, lantaran memanfaatkan fitur berbagi percakapan nan tersedia di beragam chatbot AI seperti ChatGPT.

Memanfaatkan Domain Resmi ChatGPT

Nah nan membikin serangan ini rawan adalah lantaran korban diarahkan ke link nan terlihat sepenuhnya resmi, misalnya:

chatgpt.com/s/xxxxxxxx


Dan lantaran menggunakan domain resmi ChatGPT, banyak sistem keamanan, firewall, maupun filter web menganggap link tersebut kondusif sehingga tidak langsung diblokir.

Namun, saat dibuka, laman tersebut menampilkan pesan tiruan seperti “We’re experiencing high traffic right now” alias pesan maintenance lainnya nan dibuat seolah jasa sedang mengalami gangguan.

Selanjutnya, korban bakal diarahkan untuk mendownload aplikasi desktop nan diklaim sebagai solusi untuk mengakses ChatGPT.

Malware untuk Windows dan macOS

Nah jika pengguna menekan tombol download, mereka bakal dialihkan ke situs eksternal nan menyamar sebagai aplikasi resmi OpenAI, dimana dari situs tersebut, attacker mendistribusikan malware untuk Windows dan macOS.

Pada perangkat Windows, malware bakal melakukan beragam pengecekan untuk memastikan sistem bukan lingkungan virtual alias sandbox nan biasa digunakan peneliti keamanan.

Sementara pada macOS, malware nan didistribusikan diketahui berupa Odyssey Stealer, sebuah infostealer nan dirancang untuk mencuri info sensitif dari perangkat korban.

Yang menarik lagi, para pelaku juga tampaknya membeli iklan pencarian Google untuk kata kunci seperti ChatGPT, ChatGPT Download dan ChatGPT desktop app, hasilnya korban nan mencari aplikasi ChatGPT melalui Google bisa saja diarahkan ke laman rawan tersebut melalui iklan nan tampak sah.

Dan lantaran menampilkan domain resmi, tentu pengguna awalnya tidak bakal merasa berprasangka hingga akhirnya korban diarahkan ke laman external untuk mendownload aplikasi mencurigakan.

Oleh lantaran itu, diharapkan pengguna untuk selalu waspada lantaran kasus ini bahwa domain resmi tidak selalu menjamin sebuah laman aman, terutama jika platform tersebut memungkinkan pengguna membikin dan membagikan konten sendiri.

Dan jika mau mendownload aplikasi ChatGPT, pastikan hanya mengakses sumber resmi dan jangan mudah percaya pada laman nan meminta instalasi aplikasi setelah menampilkan pesan error, maintenance, alias gangguan jasa nan mencurigakan.

Via : Push Security


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya
Sumber Winpoin.com
Winpoin.com