Penulis dan pendakwah Habib Jafar dalam aktivitas peluncuran poster dan cuplikan (trailer) movie Seni Merayu Tuhan di Perpustakaan Nasional area Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2026).(ANTARA/Abdu Faisal)
PENDAKWAH Husein Ja'far Al Hadar, alias nan berkawan disapa Habib Jafar, resmi memperluas jangkauan dakwahnya ke layar lebar melalui film drama berjudul Seni Merayu Tuhan. Film ini merupakan penyesuaian dari kitab best seller karyanya nan awalnya hanya direncanakan untuk tayang di platform YouTube.
Habib Jafar menegaskan keterlibatan totalnya dalam proses produksi movie ini. Ia mengawal pengembangan naskah sejak tahap buahpikiran hingga penyelesaian draf terakhir guna memastikan pesan nan disampaikan tetap selaras dengan visi bukunya.
"Aku terlibat langsung dari awal. Sejak tetap pembicaraan ide, kemudian setiap penulis skenarionya, dari draf 1 sampai draf 14 waktu itu, saya terus hadir. Satu draf itu bisa dua hari kita meeting. Aku mau karya ini betul-betul sesuai dengan nilai bukunya," ujar Jafar saat ditemui di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Misi Dakwah Melalui Sinema
Bagi Jafar, proyek ini bukan sekadar promosi movie komersial, melainkan upaya membujuk penonton mencari makna hidup. Ia terinspirasi dari karya Viktor Frankl, Man's Search for Meaning, nan mempunyai napas serupa dengan movie ini.
Langkah ini juga merupakan realisasi dari obrolan panjang berbareng tokoh-tokoh besar seperti Gus Mus dan Prof. Quraish Shihab mengenai pentingnya "dakwah by film". Jafar berambisi penonton dapat memetik hikmah kehidupan saat movie ini mulai tayang di bioskop pada 13 Agustus mendatang.
Sinopsis dan Kolaborasi Strategis
Produser Salman Aristo menjelaskan bahwa Seni Merayu Tuhan mengisahkan perjalanan seorang pemuda berjulukan Hikmah (diperankan oleh Ari Irham) dalam fase menuju kedewasaan. Cerita ini menyoroti titik terendah Hikmah saat kehilangan ibunya, nan kemudian membawanya pada pencarian makna tentang keluarga, cinta, dan kehilangan.
Selain sebagai karya seni, movie ini menjadi motor penggerak literasi. Tim produksi dari Wahana Kreator bekerja-sama dengan Perpustakaan Nasional RI (Perpusnas) dan Mizan Pustaka untuk meningkatkan minat baca masyarakat. Mengutip Tan Malaka, Jafar menekankan bahwa kitab adalah fondasi kemajuan bangsa.
| Judul Film | Seni Merayu Tuhan |
| Sutradara | Cesa David Luckmansyah |
| Produser | Salman Aristo |
| Pemeran Utama | Ari Irham, Lutesha, Rieke Diah Pitaloka |
| Pemeran Pendukung | Teuku Ryzki, Habib Jafar, Arie Kriting, Sita Nursanti, Onadio Leonardo, Alfie Alfiandy |
| Tanggal Rilis | 13 Agustus |
| Mitra Strategis | Perpusnas RI, Mizan Pustaka, Wahana Kreator |
(Ant/Z-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·