Guns N’ Roses Kembali Guncang Jakarta, Promotor: Terbesar yang Pernah Digarap

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Suasana konfrensi pers Guns N' Roses nan digelar di Jakarta Jumat (26/6). Foto: Gitario Vista I/kumparan

Kerinduan fans Indonesia akhirnya terbayar. Guns N’ Roses dipastikan kembali tampil di Jakarta setelah terakhir kali menggelar konser pada 2018.

Founder PT Rajawali Indonesia, Anas Syahrul Alimi, mengatakan Indonesia menjadi satu dari hanya dua negara di Asia Tenggara nan disinggahi Guns N’ Roses dalam rangkaian tur bumi mereka, berbareng Singapura.

“Di Asia Tenggara ini hanya Jakarta dan Singapura. Negara lain tidak ada,” ujar Anas dalam konvensi pers nan digelar belum lama ini.

Menurut Anas, keputusan membawa kembali band pelantun Sweet Child O’ Mine itu didasari besarnya pedoman fans Guns N’ Roses di Indonesia nan dinilai tetap solid dan fanatik.

“Guns N’ Roses punya fanbase nan sangat kuat. Kami sangat optimistis konser ini memang sangat ditunggu-tunggu para penggemarnya,” katanya.

Jelang penampilan Guns N' Roses di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Foto: Nugroho Sejati/kumparan

Sementara itu, Direktur Utama PT Rajawali Indonesia, Tovic Raharja, mengungkapkan persiapan konser kali ini menjadi salah satu proyek terbesar nan pernah digarap.

Ia menyebut tantangan terbesar berasal dari tingginya standar produksi nan kudu dipenuhi lantaran konser Jakarta merupakan bagian dari rangkaian tur dunia.

“Standar produksi, operasional, hingga logistiknya sangat kompleks. Kami kudu memastikan semuanya sesuai dengan standar internasional nan diminta manajemen Guns N’ Roses,” ujar Tovic.

Suasana konfrensi pers Guns N' Roses nan digelar di Jakarta Jumat (26/6). Foto: Gitario Vista I/kumparan

Tak hanya itu, promotor juga kudu meyakinkan pihak manajemen band agar bersedia tampil di venue nan berbeda dibanding konser mereka delapan tahun lalu.

Anas apalagi menyebut konser Guns N’ Roses kali ini menjadi produksi terbesar nan pernah ditangani Rajawali Indonesia, melampaui konser musisi internasional lain nan sebelumnya pernah mereka datangkan, seperti Dream Theater, Bryan Adams, Air Supply, Scorpions, Whitesnake, hingga Megadeth.

“Ini produksi terbesar nan pernah kita kerjakan. Karena itu proses memastikan seluruh aspek produksinya menyantap waktu cukup lama,” katanya.

Di sisi lain, Direktur Utama TipTip, Nuruddin Al Fithrorh, optimistis antusiasme penonton bakal sangat tinggi. Selain fans lama nan dikenal loyal, dia menilai Guns N’ Roses juga tetap mempunyai daya tarik bagi generasi muda.

“Gen Z sekarang banyak nan mengenal Guns N’ Roses lewat orang tuanya alias YouTube. Jadi kami optimistis konser ini bakal menarik lintas generasi,” ujarnya.

Suasana konfrensi pers Guns N' Roses nan digelar di Jakarta Jumat (26/6). Foto: Gitario Vista I/kumparan

Untuk mengantisipasi tingginya minat saat penjualan tiket, TipTip mengaku telah menyiapkan prasarana digital agar proses war ticket melangkah lancar dan adil.

Sementara itu, Bank BTN nan menjadi mitra konser juga menyiapkan beragam program bagi nasabah, termasuk potongan nilai pembelian tiket hingga 40 persen melalui aplikasi Bale by BTN pada periode presale.

Konser ini diharapkan tak hanya menjadi arena nostalgia bagi pencinta musik rock, tetapi juga kembali membuktikan bahwa Indonesia tetap menjadi salah satu pasar terbesar bagi konser musik internasional.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan