Gubernur: Sinergi Pemprov DKI dan Kejati Perkuat Pembangunan Jakarta

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur Pramono Anung menyatakan sinergi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jakarta merupakan salah satu penopang krusial dalam menjaga kepastian hukum, tata kelola pemerintahan, dan kelancaran pembangunan Jakarta menuju kota global.

Hal tersebut disampaikan Pramono pada aktivitas Lepas Sambut Kepala Kejati DKI Jakarta di Menara BP Jamsostek, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (14/8) malam. Saat itu, Patris Yusrian Jaya menyerahkan tongkat kepemimpinan kepada Sutikno sebagai Kepala Kejati DKI Jakarta nan baru.

Menurut Pramono, kerjasama Pemprov DKI dan Kejati telah membantu penyelesaian beragam persoalan norma nan berangkaian langsung dengan kepentingan pembangunan dan pengelolaan aset daerah. Persoalan itu mencakup penanganan tiang monorel di Rasuna Said, hingga kejelasan aset RS Sumber Waras.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sinergi ini juga terus berkembang dalam penanganan perkara melalui pendekatan keadilan restoratif dan penyelenggaraan pidana kerja sosial, di mana penegakan norma tetap tegas namun mengedepankan pemulihan dan kepentingan masyarakat," tutur Pramono.

Ia menilai, pendampingan kejaksaan tidak hanya krusial saat ada persoalan hukum, tetapi juga sebagai langkah pencegahan agar setiap kebijakan dan proyek pembangunan melangkah sesuai aturan, transparan, dan akuntabel.

"Jakarta sedang menuju lima abad sekaligus beralih bentuk menjadi pusat perekonomian nasional dan kota global. Agenda pembangunan nan semakin besar memerlukan kepastian norma dan tata kelola nan semakin kuat, sehingga sinergi dengan Kejaksaan Tinggi bakal terus diperkuat untuk mengawal pembangunan agar melangkah baik dan memberi faedah bagi masyarakat," katanya.

Gubernur juga menekankan pentingnya soliditas Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam menjaga stabilitas Jakarta. Koordinasi lintas lembaga diyakini menjadi fondasi krusial agar agenda pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik dapat melangkah secara konsisten.

"Saya menyampaikan terima kasih kepada Bapak Patris Yusrian Jaya atas pengabdian dan kerja samanya selama memimpin Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, sekaligus mengucapkan selamat kepada Bapak Sutikno nan sekarang mengemban amanah sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta," ujar Pramono.

Patris Yusrian Jaya turut menyatakan apresiasi terhadap support Pemprov DKI Jakarta dan Forkopimda selama satu tahun 10 bulan kepemimpinannya di Kejati DKI Jakarta.

"Menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta adalah amanah luar biasa nan mempertemukan saya dengan orang-orang hebat, berdedikasi, dan tulus, khususnya support penuh dari Bapak Gubernur beserta jejeran Forkopimda. Saya memohon angan restu di tempat penugasan nan baru sebagai Kepala Badan Pemulihan Aset agar dapat terus mengemban amanah sesuai angan lembaga dan masyarakat," ucap Patris.

Sementara itu, Kepala Kejati DKI Jakarta nan baru, Sutikno, menyampaikan kesiapan melanjutkan kerjasama dengan Pemprov DKI Jakarta dan seluruh unsur Forkopimda dalam mendukung agenda pembangunan daerah.

"Kejaksaan tidak bisa melangkah sendirian, kita kudu bahu-membahu, saling berkoordinasi, dan bekerja-sama menjalankan tugas pokok dan kegunaan masing-masing lantaran tujuan kita sama, ialah mewujudkan kesejahteraan rakyat. Kami memohon support dari Bapak Gubernur, Forkopimda, dan segenap pemangku kepentingan agar Kejati DKI Jakarta dapat memberikan kontribusi nan positif dalam pembangunan daerah," pungkas Sutikno.

(rea/rir)

placeholder

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional