Gubernur Sherly Beberkan Kontribusi Nyata Hilirisasi Bagi Maluku Utara

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Provinsi Maluku Utara mencatatkan pertumbuhan ekonomi wilayah nan signifikan dalam beberapa tahun belakangan ini.

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menyebut, pertumbuhan ekonomi Maluku Utara apalagi sempat menyentuh nomor 34% pada 2025 dan tetap meningkat pada awal tahun 2026 ini.

Dia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi di Maluku Utara ini tak terlepas dari masifnya program hilirisasi industri nikel di wilayah tersebut. Menurutnya, program hilirisasi telah mengubah wilayah dari sekadar provinsi penghasil sumber daya menjadi pusat pertumbuhan industri tercepat di Indonesia.

"Hilirisasi telah mengubah ekonomi Maluku Utara secara signifikan. Dimulai dari provinsi penghasil sumber daya menjadi salah satu wilayah industri dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia. Tahun lalu, pertumbuhan ekonominya mencapai 34% year-on-year, dan tahun ini, kuartal 1 adalah 19,6%," ungkap Sherly dalam aktivitas Diskusi KADIN UK & Ireland, dalam Indonesia Critical Minerals Conference & Expo 2026 di Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Capaian tersebut tidak hanya mendongkrak nomor Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), tetapi juga menjadikan wilayah tersebut terintegrasi dengan ekosistem baterai kendaraan listrik dan baja nirkarat dunia. Investasi nan masuk pun turut mempercepat pembangunan prasarana serta pembukaan lapangan kerja secara masif bagi masyarakat setempat.

"Fase berikutnya kudu konsentrasi pada faedah nan lebih luas. Kami berambisi lebih banyak masyarakat lokal beranjak dari tenaga kerja dasar ke posisi terampil, dari staf menjadi teknisi, supervisor, engineering, hingga manajer," tutur Sherly.

Selain soal sumber daya manusia, pemerintah wilayah juga mendorong keterlibatan pengusaha lokal dan UMKM untuk masuk ke dalam ekosistem industri besar. Sherly berambisi perusahaan raksasa nikel nan beraksi di sana dapat menyerap jasa dan kebutuhan operasional dari penyedia lokal agar perputaran duit tetap berada di daerah.

"Kami berambisi lebih banyak upaya lokal kudu masuk ke dalam rantai pasok industri, katering, logistik, support pemeliharaan, binatu, peralatan keselamatan, lebih banyak UMKM lokal menjadi bagian dari logistik nan mendukung ekonomi nikel nan besar ini," jelasnya.

Bagi pemerintah provinsi, parameter kesuksesan hilirisasi nan sesungguhnya kudu tercermin pada peningkatan taraf hidup masyarakat paling bawah. Sherly menegaskan bahwa kesejahteraan petani dan nelayan serta penurunan nomor kemiskinan menjadi tujuan utama seiring dengan perkembangan industri nan semakin maju.

"Hilirisasi bakal betul-betul sukses ketika menciptakan tidak hanya PDB nan lebih tinggi, tetapi pendapatan rumah tangga nan lebih tinggi, kemiskinan nan lebih rendah, pengangguran nan lebih rendah, petani dan nelayan mempunyai pendapatan nan lebih tinggi," tutup Sherly.

(wia)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News