Jakarta, CNN Indonesia --
Persija Jakarta mengalahkan Persib Bandung 2-1 dalam laga BRI Super League di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Sabtu (12/9). Duel tersebut menjadi pertemuan kembali kedua tim di Jakarta setelah tujuh tahun.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung nan menyaksikan langsung pertandingan menilai duel Persija dan Persib berjalan dengan baik serta sportif. Menurutnya, rivalitas dalam sepak bola semestinya cukup terjadi di lapangan, sedangkan di luar pertandingan kebersamaan tetap kudu dijaga.
"Pertandingan hari ini adalah pertandingan setelah tujuh tahun dan terlihat sekali bahwa Persija melawan Persib Bandung pertandingannya melangkah dengan baik. Mudah-mudahan ini memberikan gambaran bahwa sebenarnya persaingan alias rivalitas itu hanya di lapangan, dan setelah itu tentunya kita kudu bersama-sama," ujar Pramono.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pramono juga mengapresiasi The Jakmania nan menjaga ketertiban selama pertandingan dan berambisi suasana kondusif tetap terjaga hingga seluruh suporter meninggalkan stadion.
Pramono menegaskan, prinsip nan sama perlu diterapkan saat Persija bertandang ke Bandung. Ia berambisi tidak ada suporter Persija nan datang ke Bandung, sebagaimana suporter Persib tidak diperbolehkan datang dalam pertandingan di Jakarta, demi menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.
"Kalau bertanding di Bandung, kita juga kudu bertindak nan sama bahwa Jakarta tidak mengirimkan penonton. Supaya ini untuk menjaga keamanan, kenyamanan pertandingan nan baik, seperti kita lihat hari ini," jelasnya.
Pramono menilai kedua tim tampil menarik dengan penguasaan bola nan relatif berimbang. Ia mengaku ikut tegang menyaksikan laga tersebut, terlebih prediksinya mengenai kemenangan Persija dengan skor 2-1 tepat.
"Dari awal saya menebak 2-1. Alhamdulillah pas," ucapnya.
Kemenangan tersebut diharapkan menjadi momentum positif bagi Persija untuk terus meningkatkan prestasi sekaligus memberikan kebanggaan bagi masyarakat Jakarta, terutama menjelang peringatan 500 tahun Jakarta pada 2027.
"Yang paling krusial adalah terutama bagi Persija Jakarta, lantaran tahun depan Jakarta berumur 500 tahun. Mudah-mudahan kelak bakal memberi bingkisan nan spesial bagi 500 tahun Jakarta," pungkas Pramono.
(inh/inh)
59 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·