Gubernur Papua sorong hilirisasi hasil rimba di Kabupaten Sarmi..
, JAYAPURA, – Gubernur Papua, Mathius D Fakhiri, membujuk untuk mendorong hilirisasi hasil rimba di Kabupaten Sarmi guna memperkuat ekonomi masyarakat berbasis sumber daya lokal dan kehutanan. Langkah ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat setempat.
Fakhiri menekankan bahwa potensi hasil rimba bukan kayu (HHBK) di Sarmi belum dikelola secara maksimal. Oleh lantaran itu, dia meminta Dinas Kehutanan Papua untuk mengelola potensi tersebut sehingga bisa memberikan nilai tambah. "Pada Jumat (15/5) kami menyerahkan support kepada dua golongan tani rimba sebagai upaya mendukung pengembangan ekonomi masyarakat kampung," ujarnya.
Bantuan nan diberikan meliputi satu unit rumah produksi HHBK rotan beserta peralatan seperti parang, genset, dan gerobak. Fakhiri berambisi produksi ini dapat mendukung pengolahan hasil rimba agar mempunyai nilai ekonomi nan lebih tinggi.
Lebih lanjut, Fakhiri berambisi agar hasil kayu dan produk kehutanan lainnya dapat diolah langsung di Sarmi melalui pengembangan industri lokal. "Saya minta Kadis Kehutanan provinsi untuk memastikan industri kehutanan dikelola di Sarmi agar memberikan hasil optimal," tambahnya.
Menurutnya, Kabupaten Sarmi mempunyai potensi besar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Papua, didukung oleh sektor pertanian, perkebunan, perikanan, hingga pertambangan. Akses transportasi darat, laut, dan udara juga menjadi kelebihan strategis untuk pengembangan wilayah ini. "Kami bakal terus bekerja-sama antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten agar pembangunan ekonomi di Sarmi melangkah optimal," ujar Fakhiri.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·