Gubernur NTB Dorong Pemasaran Kerajinan Lokal Menembus Pasar Premium

Sedang Trending 47 menit yang lalu

Gubernur NTB sorong perubahan strategi pemasaran kerajinan tangan.

, MATARAM, – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal mendorong perubahan strategi pemasaran produk kerajinan lokal dengan memperkuat narasi dan nilai seni. Hal ini diungkapkannya dalam aktivitas Karya Kreatif NTB 2026 di Epicentrum Mall, Mataram, Jumat, untuk meningkatkan nilai jual dan menembus pasar premium.

Iqbals menyatakan bahwa langkah pandang terhadap perajin lokal sangat menentukan apresiasi terhadap produk mereka. Selama ini, perajin lokal sering dipandang sekadar sebagai kreator kerajinan tangan, bukan seniman pembuat karya seni, sehingga produk mereka dihargai murah.

Gubernur menekankan perlunya strategi pemasaran nan memperkuat cerita, ide, dan nilai seni produk agar tidak lagi dipandang sekadar sebagai handycraft. Ia mencontohkan produk dari negara maju seperti Austria dan Swiss nan sukses dijual mahal lantaran diposisikan sebagai karya seni.

Iqbal juga berbagi pengalamannya saat menemukan produk keramik sederhana di luar negeri dan meyakini bahwa pelajar sekolah vokasi dan perajin gerabah di Lombok dapat membikin produk nan lebih baik. Ia mengharapkan perajin lokal dapat "naik kelas" dari sekadar kerajinan tangan menjadi produk seni.

Contoh lain adalah kain tenun tradisional Muna Pa'a dari Dompu, Pulau Sumbawa, nan mempunyai kualitas baik namun dihargai murah. Proses pembuatan kain ini memerlukan biaya bahan baku Rp400 ribu dan waktu sepekan, namun nilai jualnya hanya Rp600 ribu. Iqbal mengaku bayar tiga kali lipat dari nilai nan ditawarkan lantaran puas dengan kualitas karya tersebut.

"Mari memandang produk-produk perajin bukan sekadar kerajinan tangan, tapi seni, lantaran butuh waktu sangat panjang untuk sampai ke sebuah hasil nan sempurna," pungkas Iqbal.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional