Gubernur Mirza Ungkap 72% Warga Lampung Sudah Melek Keuangan

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengaku, masyarakat Lampung belum sepenuhnya terliterasi terhadap keuangan. Ia mengungkapkan, dari sebanyak 9,8 juta penduduk, nan telah teliterasi alias sudah melek dan terampil mengenai keuangan, mencapai 72%.

"Ternyata indeks inklusi finansial tadi sudah disebutkan ya ada 90,94%. Artinya inklusi finansial sektor finansial sudah ada di mana-mana di Provinsi Lampung. Tapi nan mengerti literasi finansial ini baru 72%. Paham ya? nan mengerti itu apa itu saham, obligasi dan lain-lain itu tetap sangat sedikit," ujar laki-laki nan berkawan disapa Mirza itu dalam aktivitas Lampung Financial Festival 2026, Sabtu (5/9/2026).

Mirza mendorong masyarakat provinsi Lampung dapat terliterasi dengan baik agar dapat membantu perekonomian daerah. Apalagi, jumlah masyarakat Lampung merupakan terbesar kedua di provinsi Sumatra.

Selain itu, juga didukung oleh jumlah generasi muda alias usia produktif. "Gen Z di kita ini ada 24,7% mungkin nyaris sekitar 2,3 juta orang Gen Z. Dan Post Gen Z ini ada 20,67%," ucapnya.

Menurutnya, dengan jumlah ponsel nan melampaui jumlah masyarakat dapat menjadi aspek pendorong masyarakatnya melek literasi finansial digital. "Pemerintah memandang generasi muda inilah, Gen Z dan Post Gen Z nan bakal kita ciptakan untuk menjadi kekuatan ekonomi Provinsi Lampung ke depan," sebutnya.

"Syaratnya apa? Syaratnya generasi mudanya kudu produktif. Produktif mempunyai keterampilan, bisa menciptakan usaha, dan bisa mengambil keputusan keuangan, terutama keputusan finansial nan tepat. Di sinilah literasi finansial menjadi penting. Jadi pengambilan keputusan finansial nan tepat ini adalah skill nan wajib dimiliki seorang Gen Z dan Post Gen Z di Provinsi Lampung," tutupnya.

(dce) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News