Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Minta Maaf soal Polemik Renovasi Rumah Dinas: Saya Banyak Merenung

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Namun, dikarenakan proyek pembaharuan itu sudah melangkah dan tidak mungkin dibongkar kembali, dia berjanji bakal menanggung semua biaya perbaikan tersebut secara pribadi. Tak hanya itu, dia juga bakal mengevaluasi dan mengaudit ulang seluruh item dalam paket pembaharuan secara terbuka masyarakat dapat memandang dengan jelas dan ikut mengawasi.

"Saya bakal menanggung secara pribadi item pembaharuan rumah dinas nan di luar kegunaan kedinasan. Termasuk bangku pijat dan akwarium air laut. Ke depan, kami juga bakal melakukan penyesuaian agar penggunaan anggaran akomodasi ketua lebih sederhana dan lebih berpihak pada kebutuhan masyarakat," katanya.

Rudy sekali lagi meminta maaf jika pada akhirnya semua nan dilakukan di masa pemerintahannya nan baru melangkah satu tahun lebih malah membikin gaduh dan mengecewakan masyarakat Kalimantan Timur.

"Beberapa hari ini saya banyak merenung, saya menyadari ada hal-hal nan perlu saya perbaikin, baik dalam bersikap maupun dalam berkomunikasi. Untuk itu, dari lubuk hati nan paling dalam, saya menyampaikan permohonan maaf nan sebesar-besarnya atas kegaduhan dan ketidaknyamanan nan terjadi," katanya.

Sebagai gubernur, Rudy menyatakan sangat memahami ketika menyangkut kebijakan dan penggunaan akomodasi publik, wajar jika muncul pertanyaan bahwa kritik nan keras itu adalah corak kepedulian masyarakat terhadap wilayah nan kita cintai bersama.

"Saya juga memahami di tengah masyarakat tetap banyak kebutuhan dasar nan kudu kita benahi," katanya.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita