Gubernur Jawa Barat Mengundang Swasta Dukung Operasional Sekolah Maung

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Gubernur Jawa Barat Mengundang Swasta Dukung Operasional Sekolah Maung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi(MI/BAYU ANGGORO)

GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong operasional program Sekolah Maung nan digagasnya bisa disokong oleh pembiayaan dari pihak swasta melalui program CSR).

Ia menyatakan perihal itu sebagai corak kerjasama untuk menjaga keberlanjutan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Jawa Barat, tanpa kudu terus-menerus membebani kas daerah.

Jika ini terealisasi, menurutnya, beragam pihak swasta di dalam negeri bisa membantu. Nantinya, pihaknya bakal melakukan telaah-telaah, misalnya mencari perusahaan katering untuk menjadi sponsor di sekolah tersebut.

Menurut dia, potensi keterlibatan bumi upaya dalam memajukan sektor pendidikan di Jawa Barat terbilang sangat besar. Banyak kalangan korporasi maupun sektor swasta nan dinilai mempunyai kepedulian serta visi nan sama dalam mencetak generasi muda berkualitas.

"Kan banyak kalangan-kalangan swasta nan bisa menjadi sponsor peningkatan kualitas sumber daya manusia di Jawa Barat," kata Dedi.  

Dia menjelakan, Terkait penyelenggaraan seleksi Sekolah Maung nan telah berjalan pada 25 hingga 29 Mei lalu, pihaknya meminta seluruh pihak untuk tetap konsisten mengikuti patokan main nan berlaku.

Proses seleksi ini dirancang untuk menyaring anak-anak nan berkualitas. Pemerintah provinsi tidak menutup mata bagi anak-anak di sekitar wilayah zonasi sekolah unggulan nan belum berkesempatan lolos lantaran aspek b kualifikasi.

Sebagai solusinya, pemerintah bakal memfasilitasi mereka agar bisa mengenyam pendidikan di sekolah swasta secara gratis.

"Bagi mereka nan berada dalam zonasi di wilayah sekolah unggulan tersebut, kelak ada sekolah swasta, sebagai pengganti dari sekolah negeri," jelasnya.

Bagi para calon siswa nan mengikuti seleksi Sekolah Maung namun dinyatakan tidak lolos, Dedi mengimbau agar tidak berkecil hati. Mereka tetap mempunyai kesempatan luas untuk mendaftarkan diri di sekolah negeri regular lainnya nan tersebar di wilayah masing-masing.

Di sisi lain, mantan Bupati Purwakarta itu juga membeberkan komitmennya dalam memperbanyak prasarana pendidikan melalui pembangunan unit sekolah baru (USB). Saat ini, sejumlah proyek pembangunan bentuk sekolah baru terus berjalan, di samping mengoptimalkan akomodasi sekolah nan sudah ada dengan menyesuaikan kapabilitas keahlian finansial daerah.

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia