, KOTA JAMBI, – Gubernur Jambi Al Haris menyatakan bahwa penyelenggaraan aktivitas nonton bareng (nobar) pertandingan sepak bola Piala Dunia 2026 memberikan akibat ekonomi nan signifikan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hal ini terlihat dari antusiasme penduduk nan memadati stan-stan kuliner di aktivitas Jambi Night Culinary (JNC) di laman instansi LPP RRI Jambi, Ahad.
Al Haris mengemukakan bahwa selama aktivitas nobar berlangsung, para pelaku UMKM bisa menjual lebih banyak dagangan dan apalagi menghabiskan stok dalam waktu nan lebih singkat dari biasanya. "Sambutan penduduk dan pelaku UMKM sangat antusias, buktinya stan semua penuh," katanya saat membuka aktivitas tersebut.
Gubernur memberikan apresiasi tinggi kepada RRI, TVRI, dan ANTARA nan telah bekerja-sama mengadakan aktivitas nobar Piala Dunia 2026 dengan melibatkan para pelaku UMKM. Sinergi ini dinilai efektif menciptakan ruang publik nan menghibur sekaligus menggerakkan roda perekonomian rakyat.
Kolaborasi Media dan Pemda
Direktur Program dan Produksi LPP RRI, Mistam, menjelaskan bahwa aktivitas ini merupakan hasil kerjasama antara LPP TVRI, LPP RRI, dan LKBN ANTARA. Ia mengaku senang memandang keakraban nan terjalin antara pemangku kepentingan dan masyarakat.
"Kegiatan ini menjadi tempat bertemunya UMKM dengan masyarakat, bertemunya pemangku kepentingan pemerintah daerah, gubernur, dengan masyarakatnya. Kita dari Jakarta nan datang ke sini sangat senang sekali, rupanya sangat guyup sekali," ujar Mistam.
Perputaran Uang Capai Rp200 Juta
Ketua Jambi Night Culinary, Dimas Wijaya, menyampaikan bahwa sebanyak 125 pelaku UMKM berperan-serta dalam aktivitas nan digelar pada 16 hingga 19 Juli 2026 tersebut. Para pedagang menawarkan beragam kuliner, mulai dari makanan unik Nusantara hingga jenis jajanan kekinian.
Dimas mengungkapkan bahwa akibat ekonomi dari aktivitas ini sangat besar. "Makanannya nan dijual macam-macam, ada unik Nusantara hingga jenis makanan kekinian. Kalau dihitung perputaran duit dalam satu malam bisa mencapai Rp200 juta," katanya.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·