GOOD Bagi Dividen Rp 9,5/Saham, ARGO Kebut Proyek Gudang Rp120 M

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta -

Market Overview

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Jumat (24/4) di area merah setelah turun 3,38% ke level 7.129,49. Penguatan terbatas terlihat pada saham APIC, BFIN, dan ANTM, sementara tekanan datang dari BBCA, DSSA, dan BBRI.

Aksi penanammodal asing tercatat melakukan jual bersih Rp3,02 triliun di pasar reguler dan Rp2,00 triliun secara keseluruhan. Dari sisi sektor, seluruh indeks kompak melemah dengan sektor consumer cyclical mencatat penurunan paling dalam sebesar 4,27%.

Pergerakan dunia condong bervariasi. Bursa saham Amerika Serikat ditutup campuran, di mana Dow Jones turun 0,16% ke 49.230, sedangkan S&P 500 naik 0,80% ke 7.165 dan Nasdaq menguat 1,63% ke 24.836.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sentimen eksternal turut dipengaruhi keputusan Presiden AS Donald Trump nan membatalkan rencana pengiriman utusan unik ke Pakistan untuk pembahasan gencatan senjata. Kondisi ini tercermin dari pelemahan ETF EIDO sebesar 2,41% dan indeks MSCI Indonesia sebesar 3,96%.

Berita Emiten

PT Argo Pantes Tbk (ARGO)

ARGO mulai menggarap proyek pembangunan penyimpanan build-to-suit untuk J&T Cargo nan ditandai dengan peletakan batu pertama pada 23 April. Proyek ini diperkirakan berbobot sekitar Rp 120 miliar dan ditargetkan selesai pada Februari 2027.

Gudang tersebut bakal mendukung jaringan pengedaran J&T Cargo di area Jabodetabek. Proyek ini merupakan kelanjutan kerja sama kedua pihak setelah sebelumnya menandatangani perjanjian sewa dengan nilai perjanjian nyaris Rp221 miliar untuk jangka waktu 10 tahun.

Dalam kesepakatan tersebut, ARGO menyewakan lahan seluas 44.188 meter persegi beserta gedung penyimpanan dan instansi dengan total luas lebih dari 23.000 meter persegi.

PT Garudafood Tbk (GOOD)

GOOD menetapkan pembagian dividen tunai tahun kitab 2025 sebesar Rp 350,34 miliar alias Rp 9,50 per saham. Nilai tersebut setara dengan 50,87% dari untung bersih nan diatribusikan kepada pemilik entitas sebesar Rp 688,65 miliar.

Sepanjang 2025, perseroan mencatatkan pertumbuhan penjualan 7,27% menjadi Rp 13,12 triliun, ditopang kenaikan penjualan segmen makanan sebesar 9,87% menjadi Rp11,79 triliun. Laba per saham juga meningkat menjadi Rp 18,67 dari sebelumnya Rp 16,93. Jadwal cum dividen ditetapkan pada 6 Mei, dengan pembayaran dividen final dijadwalkan berjalan pada 20 Mei.

Rekomendasi Saham Hari Ini

  • BFIN - Buy 810-825 | TP 845-860 | SL 775

  • MAPI - Buy 1275-1285 | TP 1305-1320 | SL 1235

  • ULTJ - Buy 1580-1590 | TP 1610-1640 | SL 1510

  • WIFI - Buy 2220-2240 | TP 2300-2400 | SL 2100

  • INCO - Buy 6600-6650 | TP 6825-6925 | SL 6300

Disclaimer: Ingat, bahwa segala kajian dan rekomendasi saham dalam tulisan ini berkarakter informatif sekaligus bukan merupakan rayuan untuk membeli alias menjual saham tertentu.

Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing penanammodal sesuai dengan profil akibat dan tujuan finansial pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.

(ang/ang)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance